Paspor Dicabut, Capres Brasil Flavio Bolsonaro Dikabarkan Kabur ke AS

Flavio Bolsonaro dikabarkan kabur ke Amerika Serikat setelah Mahkamah Agung Brasil mencabut paspornya, Selasa (27/10/2026). (foto: Getty Images via BBC)
Rio de Janeiro, MISTAR.ID - Flavio Bolsonaro, kandidat presiden Brasil yang kalah dalam pemilihan, dikabarkan telah tiba di Amerika Serikat (AS) beberapa jam setelah paspornya dibatalkan oleh otoritas Brasil. Keberangkatannya terjadi di tengah penyelidikan dugaan pencucian uang yang melibatkan senator berusia 45 tahun tersebut.
Sumber BBC Brasil dan BBC Mundo menyebut Flavio telah bertemu dengan adiknya, Eduardo Bolsonaro, di Florida. Namun, rute perjalanan dari Brasil menuju AS belum diketahui secara pasti. Belum jelas pula siapa yang mendampinginya dan apakah ia berencana menetap di negara tersebut.
Kabar kedatangan Flavio muncul setelah seorang pejabat senior AS mengonfirmasi bahwa Departemen Luar Negeri AS akan menerbitkan visa bagi Flavio dan keluarganya serta mengizinkan mereka masuk ke negara tersebut.
Menurut laporan BBC, Mahkamah Agung Brasil pada Senin (26/10/2026) memerintahkan Flavio menyerahkan paspornya kepada kepolisian dalam waktu 24 jam sebagai bagian dari penyelidikan dugaan pencucian uang. Paspor tersebut kemudian dibatalkan pada Selasa setelah Flavio tidak memenuhi tenggat penyerahan dokumen perjalanan.
Sebelumnya, Flavio menyatakan tidak berniat meninggalkan Brasil dan berjanji tetap berada di negaranya untuk memimpin oposisi terhadap Presiden Luiz Inacio Lula da Silva.
Setelah tenggat penyerahan paspor terlewati, pengacara Flavio mengaku tidak mengetahui keberadaan klien mereka. Flavio juga belum menyampaikan pernyataan publik sejak Senin sore waktu setempat, ketika ia mengunggah video di media sosial.
Aparat federal Brasil sempat memeriksa sejumlah perlintasan perbatasan untuk memastikan kemungkinan Flavio bepergian ke Argentina. Namun, otoritas Argentina menyatakan tidak memiliki catatan bahwa senator tersebut memasuki negara itu melalui perlintasan mana pun.
Flavio belum didakwa dalam penyelidikan pencucian uang dan telah membantah tuduhan terhadap dirinya. Ia juga menyebut penyitaan paspornya sebagai upaya intimidasi.
Selain perkara tersebut, Flavio diselidiki terkait dugaan korupsi dalam pembiayaan film mengenai ayahnya, mantan Presiden Brasil Jair Bolsonaro. Jair sebelumnya dinyatakan bersalah dalam perkara perencanaan kudeta dan sedang menjalani tahanan rumah.
Penyelidikan lainnya berkaitan dengan dugaan hubungan Flavio dengan seorang pengacara Brasil yang dituduh mencuci uang lebih dari US$1 miliar melalui skema penipuan. Awal bulan ini, kepolisian menyatakan menemukan bukti bahwa Flavio memiliki akses ke rekening bank perusahaan milik pengacara tersebut. Flavio membantah pernah berbisnis dengan pengacara itu.
Mahkamah Agung Brasil pada Selasa juga memerintahkan kepolisian menyelidiki kampanye pemilihan Flavio terkait dugaan pendanaan asing.
Di tengah persoalan hukum tersebut, Flavio juga menghadapi kekalahan dalam pemilihan presiden Brasil pada Minggu. Ia dikalahkan Presiden petahana Luiz Inacio Lula da Silva dalam putaran kedua pemilihan.
Lula meraih 51,79 persen suara, sedangkan Flavio memperoleh 48,21 persen. Selisih suara keduanya mencapai sekitar 4,4 juta suara.
Hasil itu berbalik dari putaran pertama pada 4 Oktober, ketika Flavio unggul dan diperkirakan berpeluang memenangkan pemilihan. Namun, setelah sempat memimpin dalam penghitungan suara putaran kedua, ia akhirnya disalip oleh Lula.
Flavio kemudian tidak bersedia mengakui hasil pemilihan dan meminta agar pemilu dibatalkan. Ia beralasan perpanjangan waktu pemungutan suara selama dua jam telah merugikan dirinya dan menyebut keputusan tersebut sebagai siasat kotor.
Padahal, perpanjangan waktu itu diminta oleh partainya maupun partai pendukung Lula. Partai Liberal yang mengusung Flavio telah menerima hasil pemilihan, meski menyatakan perpanjangan waktu pemungutan suara layak diselidiki. (*)
PREVIOUS ARTICLE
Trump Pamer Tanker Berisi 1 Juta Barel Minyak, Sebut Venezuela Bisa Jadi Negara Bagian ke-51 AS












































