Lima Kabupaten Masuk Nominasi Kampung Kreatif Sumut 2027

Lima daerah memaparkan usulan program Kampung Kreatif Sumut Berkah (KKSB) kepada Gubernur Sumut Bobby Nasution. (Foto: Diskominfo Provsu/Mistar)
Medan, MISTAR.ID - Sebanyak lima kabupaten berhasil masuk nominasi penerima manfaat program Kampung Kreatif Sumut Berkah (KKSB). Masing-masing kepala daerah memaparkan usulannya secara langsung kepada Gubernur Sumatera Utara (Sumut), Bobby Nasution.
Kelima kepala daerah yang memaparkan usulan program tersebut adalah Bupati Karo Antonius Ginting, Bupati Dairi Vickner Sinaga, Bupati Samosir Vandiko Timotius Gultom, Bupati Tapanuli Selatan Gus Irawan Pasaribu, dan Bupati Toba Effendi Sintong Panangian Napitupulu.
Pemaparan dilakukan di Ruang Rapat Gubernur, Selasa (27/10/2026). Bobby mengapresiasi kelima daerah tersebut karena terpilih untuk memaparkan desa-desa unggulannya yang nantinya berpeluang menerima manfaat dari program KKSB.
"Saya ucapkan selamat kepada daerah-daerah ini karena usulannya berhasil masuk nominasi. Walaupun di awal sejumlah daerah mengajukan juga, tapi tak semua bisa sampai ke tahapan paparan ini," ujarnya.
Bobby berharap Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sumut dapat mendukung program-program yang diusulkan untuk
mengembangkan potensi desa di daerah masing-masing.
"Mudah-mudahan ada peluang bagi kami untuk mendukung kegiatan yang diusulkan pada tahun 2027 nanti,” tuturnya.
Ia mengatakan, penilaian terhadap usulan yang diajukan tidak hanya berfokus pada pembangunan fisik, tetapi juga pengembangan pemikiran yang dapat meningkatkan kualitas sumber daya manusia (SDM) di desa.
"Kita lihat juga ide dan gagasan yang ditawarkan. Jadi bukan hanya potensi yang sudah ada, gagasan inovatif perlu untuk menjawab persoalan di kalangan masyarakat," kata Bobby.
Beragam usulan ditawarkan oleh kelima daerah tersebut. Kabupaten Karo mengusulkan pengembangan Kawasan Terpadu Pasar Buah Modern dan Taman Menjuah-Juah Berastagi.
Sementara itu, Kabupaten Dairi mengusulkan pengembangan Wisata Sungai Raya.
Kabupaten Tapanuli Selatan mengusulkan Program Kampung Kreatif Rianiate, yang mencakup peningkatan kualitas SDM, pembangunan infrastruktur, serta pengembangan destinasi wisata.
Selanjutnya, Kabupaten Toba menawarkan pengembangan Kampung Kreatif Parparean III. Sementara Kabupaten Samosir mengusulkan pengembangan Desa Sabulan, Kecamatan Sitio-tio.
Diberitakan sebelumnya, Pemprov Sumut membuat terobosan baru untuk memajukan desa melalui program Kampung Kreatif Sumut Berkah (KKSB). Program ini memungkinkan desa memperoleh Bantuan Keuangan Khusus (BKK) dari Pemprov Sumut mulai 2027.
Melalui program tersebut, setiap desa berpeluang memperoleh BKK dari Pemprov Sumut dengan nilai berkisar Rp5 miliar hingga Rp50 miliar untuk mengembangkan potensi yang dimiliki.
Berdasarkan data yang dipaparkan Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (PMD) Dukcapil Sumut beberapa waktu lalu, dari 5.417 desa yang ada di Sumut, sebanyak 521 desa masih berstatus sangat tertinggal dan 707 desa berstatus tertinggal.
Kondisi tersebut disebut menjadi salah satu alasan Gubernur Sumut akan membenahi desa-desa di Sumut melalui program KKSB. (hm25)











































