Demokrat Rebut Sejumlah Kursi DPR dan Senat dalam Pemilu Paruh Waktu AS

Kandidat anggota DPR dari Partai Demokrat, Bob Brooks, berpidato dalam acara kampanye pencalonannya di Bethlehem, Pennsylvania, 26 Juli 2026. (foto: Erin Blewett/AP)
Washington D.C., MISTAR.ID - Partai Demokrat merebut sejumlah kursi dari Partai Republik dalam pemilihan paruh waktu Amerika Serikat (AS) yang berlangsung Selasa (3/11/2026) waktu setempat. Salah satu kemenangan penting diraih mantan Gubernur North Carolina Roy Cooper yang berhasil mengalahkan kandidat Partai Republik Michael Whatley dalam pemilihan Senat.
Berbicara di hadapan para pendukungnya di Raleigh, North Carolina, Cooper mengatakan kemenangan itu menunjukkan bahwa masyarakat dapat membawa perubahan ketika bersatu.
“Malam ini, kami menunjukkan kepada negara bahwa ketika masyarakat biasa bersatu, kami bisa membawa perubahan,” kata Cooper, seperti dikutip dari Associated Press (AP), Rabu (4/11/2026).
Dia juga menyampaikan bahwa dirinya datang ke Washington bukan sekadar untuk menduduki jabatan, melainkan untuk melakukan sesuatu.
“Saya pergi ke Washington bukan untuk menjadi seseorang, melainkan untuk melakukan sesuatu,” ujarnya.
Demokrat juga mempertahankan kursi Senat di Georgia melalui kemenangan Jon Ossoff atas anggota DPR Mike Collins. Di New Hampshire, Chris Pappas mengalahkan mantan senator John Sununu untuk mempertahankan kursi yang sebelumnya dikuasai Demokrat.
Sebelum pemilu, Partai Republik menguasai 53 kursi Senat, sedangkan Demokrat dan sekutunya memiliki 47 kursi. Demokrat membutuhkan tambahan bersih empat kursi untuk mengambil alih mayoritas di kamar tersebut.
Sejumlah persaingan di negara bagian lain, termasuk Ohio, Alaska, Iowa, Kansas, Maine, Michigan, dan Texas, masih menjadi perhatian dalam penghitungan suara.
Demokrat Rebut Kursi DPR di Pennsylvania dan North Carolina
Di DPR AS, Demokrat juga berhasil merebut kursi dari Partai Republik di North Carolina. Jamie Ager mengalahkan kandidat Republik Jennifer Balkcom dalam pemilihan untuk mengisi kursi yang ditinggalkan Chuck Edwards.
Kemenangan lainnya diraih Bob Brooks di Pennsylvania. Brooks mengalahkan petahana dari Partai Republik, Ryan Mackenzie, dalam pemilihan di Distrik Kongres ke-7. AP menetapkan Brooks sebagai pemenang pada pukul 22.27 waktu setempat (EST), Selasa.
Brooks, yang pernah bekerja sebagai petugas pemadam kebakaran dan pemimpin serikat pekerja, mengangkat latar belakangnya sebagai pekerja kelas buruh selama kampanye. Dia juga menyoroti persoalan biaya hidup yang dihadapi pemilih di kawasan Lehigh Valley, salah satu daerah persaingan dalam pemilu tersebut.
Sementara itu, Mackenzie mendapat dukungan dari Presiden Donald Trump, yang mengunjungi wilayah tersebut untuk menghadiri kampanye pada musim panas. Namun, Mackenzie gagal mempertahankan kursinya untuk masa jabatan kedua.
Partai Republik sebelumnya memiliki 218 kursi DPR, sementara Demokrat menguasai 214 kursi. Sejumlah kursi lainnya kosong atau mengalami perubahan sebelum pemilu.
Survei AP Voter Poll menunjukkan sekitar tiga perempat pemilih menyatakan marah atau tidak puas terhadap arah perkembangan AS. Sekitar enam dari 10 pemilih menilai kebijakan Presiden Donald Trump lebih bertanggung jawab atas kenaikan harga dibandingkan faktor-faktor di luar kendali presiden.
Di kalangan pemilih berusia di bawah 30 tahun, sekitar tujuh dari 10 responden menyatakan mendukung kandidat DPR dari Partai Demokrat di daerah mereka. Kelompok usia tersebut mencakup sekitar 10 persen dari keseluruhan pemilih.
Survei yang sama juga menunjukkan sekitar 70 persen pemilih menginginkan Kongres memiliki peran lebih besar dalam mengawasi dan membatasi kekuasaan presiden.
Selain memilih anggota Kongres, sebanyak 36 negara bagian menggelar pemilihan gubernur dalam pemilu paruh waktu 2026. Sejumlah gubernur petahana dari Partai Demokrat berhasil mempertahankan jabatan mereka, termasuk Josh Shapiro di Pennsylvania, JB Pritzker di Illinois, Wes Moore di Maryland, dan Maura Healey di Massachusetts.
Penghitungan suara untuk sejumlah pemilihan gubernur dan anggota Kongres masih berlangsung berdasarkan laporan AP pada Rabu (4/11/2026). (*)
PREVIOUS ARTICLE
Menteri Transportasi Spanyol Mundur Usai Kecelakaan Kereta Cepat










































