Tuesday, October 27, 2026
home_banner_first
INTERNATIONAL

Trump Panik Jelang Pemilu Sela, Umbar Hadiah Rp1,8 Miliar untuk Pelapor Kecurangan Pemilu

Mistar.idSelasa, 27 Oktober 2026 pukul 09.27 WIB
trump_panik_jelang_pemilu_sela_umbar_hadiah_rp18_miliar_untuk_pelapor_kecurangan_pemilu_

Ilustrasi, Trump mengekspresikan rasa panik. (Foto: maris/meta/mistar.id)

Washington, MISTAR.ID (27/10/2026) - Presiden Amerika Serikat Donald Trump kembali menimbulkan kontroversi menjelang pemilu sela (midterm elections). Ia menjanjikan hadiah uang sebesar 1 juta dolar AS atau sekitar Rp1,8 miliar bagi siapa pun yang memberikan informasi terkait kecurangan pemilih (voter fraud).

Janji tersebut disampaikan Trump melalui akun Truth Social miliknya seperti menyiratkan rasa panik, seperti dikutip AFP.

"Siapa pun yang melaporkan masalah kecurangan pemilih pada pemilu lalu atau pemilu paruh waktu 2026 mendatang, akan dibayar sebesar 1 juta dolar AS setelah penangkapan dan hukuman terhadap mereka yang menciptakan penipuan!" tulis Trump.

Namun, Trump tidak menjelaskan secara rinci sumber pendanaan maupun mekanisme pengelolaan hadiah tersebut.

Janji itu muncul di tengah jajak pendapat yang menunjukkan Partai Demokrat unggul menjelang pemilu sela AS pada 3 November mendatang. Sementara itu, Partai Republik yang dipimpin Trump harus berjuang mempertahankan kendali di Kongres.

Kemenangan Partai Demokrat dinilai dapat mengancam agenda politik Trump serta membuat pemerintahannya rentan terhadap penyelidikan kongres pada dua tahun terakhir masa jabatan.

Trump sebelumnya berulang kali melontarkan tuduhan tanpa dasar mengenai kecurangan pemilu. Padahal, berbagai penelitian konsisten menemukan bahwa kecurangan pemilu, terutama yang dilakukan warga negara asing, sangat jarang terjadi dan merupakan tindakan ilegal dalam pemilu federal.

Ini bukan kali pertama Trump menawarkan janji hadiah uang kepada publik. Sebelumnya, ia menjanjikan 5.000 dolar AS kepada setiap warga dewasa AS jika Partai Republik memenangkan suara di pemilu sela.

Trump juga mengaitkan kompensasi bagi veteran yang sakit akibat air terkontaminasi di Pangkalan Militer Carolina Utara dengan kemenangan Partai Republik. (hm02)



BERITA TERPOPULER

BERITA PILIHAN