Tuesday, November 3, 2026
home_banner_first
INTERNATIONAL

28 Tahun Keliling Dunia dengan Berjalan Kaki, Pria Inggris Akhirnya Pulang Kampung

Mistar.idSelasa, 3 November 2026 pukul 14.02 WIB
28_tahun_keliling_dunia_dengan_berjalan_kaki_pria_inggris_akhirnya_pulang_kampung

Karl Bushby disambut ibunya, Angela, di Hull, Inggris, setelah menyelesaikan perjalanan berjalan kaki sejauh 36.000 mil (sekitar 58.000 kilometer) selama 28 tahun dari Chile. (foto: Annabel Lee-Ellis/PA via The Guardian)

Hull, MISTAR.ID - Setelah menghabiskan 28 tahun berjalan kaki melintasi berbagai negara dan benua, Karl Bushby, pria asal Inggris, akhirnya kembali ke kampung halamannya di Hull, Senin (2/11/2026).

Pria berusia 57 tahun itu disambut ratusan orang setelah menyelesaikan perjalanan panjang yang dimulainya pada 1998. Selama perjalanan tersebut, Bushby menempuh sekitar 36.000 mil atau 58.000 kilometer melintasi 29 negara dan empat benua.

Mengutip The Guardian, Rabu (3/11/2026), Bushby memulai ekspedisinya dari Punta Arenas, kota di ujung selatan Chile. Ia bertekad mencapai kampung halamannya di Inggris hanya dengan berjalan kaki, tanpa menggunakan kendaraan untuk memperpendek perjalanan.

Mantan penerjun payung Angkatan Darat Inggris itu menetapkan dua aturan utama. Pertama, tidak boleh menggunakan transportasi untuk melanjutkan perjalanan. Kedua, ia tidak akan pulang sebelum berhasil mencapai Hull dengan berjalan kaki.

Perjalanan yang awalnya diperkirakan berlangsung 12 tahun ternyata memakan waktu lebih dari dua kali lipat. Krisis keuangan, pandemi, pembatasan visa, konflik, serta berbagai persoalan birokrasi menjadi penyebab utama keterlambatan.

Dalam perjalanannya, Bushby menghadapi berbagai ancaman yang membahayakan nyawanya. Ia menyeberangi Selat Bering yang membeku antara Alaska dan Rusia serta melewati kawasan DariƩn Gap di Amerika Tengah yang dikenal sulit dilalui.

Ia juga pernah berhadapan dengan beruang kutub, diancam menggunakan senjata api, dituduh sebagai mata-mata, hingga ditahan oleh otoritas Rusia dan dijatuhi hukuman deportasi.

Perjalanan tersebut bahkan membuatnya melampaui rekor perjalanan kaki tanpa terputus sebelumnya, yang jaraknya sekitar 25.000 mil atau setara dengan keliling Bumi.

Bushby akhirnya menyeberangi Jembatan Humber menuju Hull pada Minggu (1/11/2026), tepat pada tanggal yang sama ketika ia memulai ekspedisinya pada 1998.

Sehari kemudian, ia mendapat sambutan meriah di Queen Victoria Square. Ratusan warga berkumpul untuk menyaksikan kepulangannya setelah hampir tiga dekade meninggalkan kampung halaman.

Momen paling mengharukan terjadi ketika Bushby bertemu kembali dengan ibunya, Angela, yang kini berusia 75 tahun. Keduanya berpelukan sambil menahan tangis di depan rumah masa kecil Bushby.

Ia juga bertemu kembali dengan putranya, Adam, yang kini berusia 36 tahun, serta untuk pertama kalinya bertemu cucunya yang berusia 12 tahun.

Dalam sambutannya, Bushby mengakui keberhasilannya tidak lepas dari bantuan banyak orang selama perjalanan.

"Kebaikan orang-orang yang tidak dikenal, begitu banyak, mulai dari individu hingga negara, telah membantu saya kembali ke sini. Saya tidak melakukan ini sendirian," ujarnya.

Kisah perjalanan Bushby juga akan diangkat menjadi film dokumenter oleh sutradara Jerman, Werner Herzog, yang turut hadir dalam acara penyambutan di Hull.

Setelah menyelesaikan perjalanan yang menghabiskan hampir separuh hidupnya, Bushby kini menghadapi babak baru. Ia mengaku belum mengetahui secara pasti apa yang akan dilakukan setelah misi panjang tersebut berakhir. (*)



BERITA TERPOPULER

BERITA PILIHAN