Warga Desak Polisi Segera Tangkap Terduga Pelaku Kekerasan Seksual di Panti Asuhan Helvetia

Warga demo di kantor Kecamatan Labuhan Deli. (foto: kamaluddin/mistar)
Medan, MISTAR.ID – Puluhan warga menggelar aksi unjuk rasa di Kantor Kecamatan Labuhan Deli, Senin (27/7/2026), menyusul mencuatnya kasus dugaan kekerasan seksual terhadap anak di Panti Asuhan Terang Dunia, Dusun IV, Desa Helvetia, Kecamatan Labuhan Deli.
Dalam aksi tersebut, massa mendesak polisi segera menangkap terduga pelaku yang dilaporkan melakukan kekerasan seksual terhadap salah seorang anak asuh di panti tersebut.
Salah seorang warga, Olija Siregar (42), mengatakan masyarakat khususnya para orang tua, merasa resah sejak dugaan kasus tersebut terungkap.
"Semua ibu-ibu di sekitar panti selalu was-was terhadap keberadaan anak-anak mereka karena kerabat terduga pelaku masih berada di sekitar lokasi," ujar Olija saat berorasi di depan Kantor Kecamatan Labuhan Deli.
Senada dengan itu, warga lainnya, Mira Giawa (36), mengaku tidak menyangka dugaan perbuatan tersebut terjadi di lingkungan panti asuhan. "Kami berharap panti asuhan itu segera dikosongkan," katanya.
Selama aksi berlangsung, massa juga meneriakkan tuntutan agar panti asuhan ditutup sementara. Mereka membawa sejumlah poster berisi berbagai tuntutan terkait penanganan kasus tersebut.
Berdasarkan informasi yang dihimpun, sedikitnya tiga anak diduga menjadi korban dalam perkara ini. Ketiganya masing-masing berinisial CDN (12), RN (10), dan PAW (12).
Laporan dugaan tindak pidana kekerasan seksual terhadap anak tersebut telah diterima Unit Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) Satreskrim Polres Pelabuhan Belawan dan saat ini masih dalam proses penyelidikan.


























