Tuesday, September 15, 2026
home_banner_first
HUKUM & PERISTIWA

Setelah “Menelan” Dua Korban, Pemko Binjai Akhirnya Pangkas Pohon Lapuk di Lapangan Merdeka

Mistar.idSelasa, 15 September 2026 pukul 17.05 WIB
setelah_menelan_dua_korban_pemko_binjai_akhirnya_pangkas_pohon_lapuk_di_lapangan_merdeka_

Personel BPBD Binjai memangkas dahan dan batang pohon lapuk pasca-insiden pedagang tertimpa pohon hingga meninggal dunia. (Foto: Bayu/Mistar)

news_banner

Binjai, MISTAR.ID (15/9/2026) - Setelah dua pedagang menjadi korban tertimpa pohon tumbang, Pemko Binjai akhirnya memangkas pohon-pohon di Lapangan Merdeka Binjai, Senin (15/9/2026) siang.

Kepala Pelaksana BPBD Kota Binjai, Rudi Iskandar Baros, turun langsung bersama anggotanya memotong dahan lapuk yang dinilai membahayakan.

"Sebulan lalu juga sudah dilakukan pemangkasan di Lapangan Merdeka ini. Sekarang kami kembali melakukan peremajaan dengan memotong dahan yang sudah lapuk dan membahayakan," kata Rudi.

Menurutnya, langkah itu dilakukan karena cuaca ekstrem. Hujan deras disertai angin kencang kerap terjadi belakangan ini.

"Jadi pohon-pohon di sini dipotong dan dipendekkan lagi. Supaya kalau ada angin kencang tidak membahayakan dan tidak jatuh korban lagi," ujarnya.

Pedagang di Lapangan Merdeka menyambut baik langkah tersebut. Indra, salah seorang pedagang, mengatakan kondisi pohon saat ini sangat membahayakan karena lapangan selalu ramai pengunjung.

"Kebetulan saat kejadian dahan tumbang kemarin masih sepi. Kalau ramai, bukan satu korban saja, bisa lebih banyak," katanya.

Sebelumnya, Lilla Apriana (40), pedagang mainan lukis anak-anak, tewas tertimpa dahan pohon besar di Lapangan Merdeka Binjai, Jalan Veteran, Kelurahan Tangsi, Kecamatan Binjai Kota, Senin (14/9/2026) sore. Korban indekos di Jalan Raidiman, Kelurahan Tangsi.

Dua bulan sebelumnya, Kamis (30/7/2026) sore, kejadian serupa menimpa Wardiono, pedagang bakso keliling.

Warga Jalan Gunung Karang, Kelurahan Binjai Estate, Kecamatan Binjai Selatan itu tertimpa pohon saat berteduh di tengah hujan deras dan angin kencang.

Batang pohon yang rapuh roboh dan menimpa becak motor beserta dagangannya. Akibatnya, kaki kiri Wardiono harus diamputasi karena luka berat. (hm02)



BERITA TERPOPULER

BERITA PILIHAN