Sunday, August 2, 2026
home_banner_first
HUKUM & PERISTIWA

Satresnarkoba Polrestabes Medan Gerebek Warnet yang Diduga Jadi Lokasi Transaksi Sabu, Dua Pria Diamankan

Mistar.idMinggu, 2 Agustus 2026 pukul 11.23 WIB
satresnarkoba_polrestabes_medan_gerebek_warnet_yang_diduga_jadi_lokasi_transaksi_sabu_dua_pria_diamankan

Ilustrasi, Satresnarkoba Polrestabes Medan Gerebek Warnet yang Diduga Jadi Lokasi Transaksi Sabu. (foto:ferry/gemini/mistar)

news_banner

Medan, MISTAR.ID (2/8/2026) – Salah satu warung internet (warnet) di Jalan Flamboyan Raya, Kelurahan Tanjung Sari, Kecamatan Medan Selayang, digerebek Satresnarkoba Polrestabes Medan. Pasalnya, warnet tersebut diduga kerap dijadikan lokasi transaksi narkoba.

Kasatresnarkoba Polrestabes Medan AKBP Rafli Yusuf Nugraha mengatakan, dari penggerebekan itu pihaknya mengamankan dua pria, masing-masing berinisial DA (29) dan DD (46).

Ia menjelaskan, penggerebekan dilakukan pada Kamis (23/7/2026) dini hari setelah polisi menerima informasi mengenai aktivitas peredaran narkoba di warnet tersebut. Bahkan, untuk mengelabui petugas, sabu disimpan di dalam botol berwarna hitam.

"Awalnya kami menangkap DA di depan warnet. Dari tangannya ditemukan barang bukti sabu seberat 0,16 gram," ucap Rafli, Minggu (2/8/2026).

Berdasarkan keterangan DA, sabu tersebut diperolehnya dari DD, warga Jalan Flamboyan Raya, Medan Selayang. Petugas kemudian menggerebek warnet tersebut dan mengamankan DD beserta barang bukti sabu seberat 0,41 gram yang disimpan di dalam botol hitam.

"DD ini kerap memanfaatkan warnet sebagai lokasi transaksi. Cara ini dilakukan untuk mengelabui petugas dan sabu juga disimpan di dalam botol agar tidak terlihat," tuturnya.

Hingga kini, lanjut Rafli, pihaknya masih melakukan pengembangan untuk membongkar jaringan pemasok di atas DD. Ia juga mengimbau masyarakat agar tidak segan memberikan informasi apabila menemukan aktivitas narkoba di lingkungannya.

"Peran serta masyarakat sangat penting untuk bekerja sama dengan petugas dalam mempersempit ruang gerak peredaran narkoba. Jadi kami harap masyarakat tidak takut memberikan informasi kepada kami," ujarnya. (hm27)



BERITA TERPOPULER

BERITA PILIHAN