Thursday, September 17, 2026
home_banner_first
HUKUM & PERISTIWA

Pecatan TNI dan 4 Warga Ditangkap dalam Sindikat Curanmor di Sumut

Mistar.idKamis, 17 September 2026 pukul 20.38 WIB
pecatan_tni_dan_4_warga_ditangkap_dalam_sindikat_curanmor_di_sumut

Para tersangka saat digiring ke Satreskrim Polrestabes Medan. (Foto: Dok. Resmob/Mistar)

news_banner

Medan, MISTAR.ID (17/9/2026) - Seorang pecatan TNI dengan pangkat terakhir Sertu bersama empat warga lainnya ditangkap Unit Resmob Polrestabes Medan. Mereka ditangkap karena terlibat sindikat curanmor lintas kabupaten/kota dengan peran berbeda-beda, yakni tiga orang pelaku, satu perantara, dan satu penadah.

Kanit Resmob Polrestabes Medan, Iptu Ramadhani Bimo Setiadi, menjelaskan, ketiga tersangka curanmor yang diamankan bernama M Teguh Fadilla, Jerry, dan pecatan TNI, Gandi. Sementara penadah yang turut diboyong yakni Afner Harahap dan Arjunaidi Siregar sebagai perantara.

Terungkapnya aksi kawanan pelaku itu berawal dari laporan Marganda Ritonga, 41 tahun, warga Purwosari, Medan Timur. Ia mengaku kehilangan sepeda motor Honda Vario 125 BK 5670 AMB di Jalan PWS, Sei Putih Timur II, Medan Petisah, Selasa (15/9/2026).

Dari laporan itu, pihaknya melakukan penyelidikan. Berdasarkan rekaman CCTV, pihaknya berhasil mengidentifikasi para pelaku. Tak butuh waktu lama, masih di hari yang sama, keempatnya berhasil ditangkap.

"Para pelaku kita amankan sore harinya di dekat Gang Sereh, Helvetia, Labuhan Deli. Saat itu Teguh dan Jerry hendak menjual ke Afner melalui Arjunaidi," ucapnya, Kamis (17/9/2026).

Dari penangkapan itu, petugas melakukan pengembangan. Tak butuh waktu lama, penadah Afner berhasil ditangkap di Jalan Baut, Gang Tembaga, Helvetia, Labuhan Deli.

"Saat pengembangan, pelaku Teguh dan Jerry berupaya kabur dan melakukan perlawanan. Keduanya kita beri tindakan tegas terukur di kedua kakinya," tuturnya.

Dari hasil interogasi, Teguh dan Jerry mengakui perbuatannya melakukan curanmor di Jalan PWS, Medan Petisah. Saat itu, keduanya berbagi peran. Teguh bertugas sebagai eksekutor, sementara Jerry memantau situasi di atas sepeda motor.

"Keduanya mau menjual sepeda motor ke penadah Afner. Namun sebelum transaksi, mereka kita amankan," lanjutnya.

Dari pengakuan para pelaku, lanjut Bimo, mereka telah beraksi di 15 TKP di berbagai lokasi di Sumatera Utara. Teguh, misalnya, mengaku beraksi di Jalan PWS, Kompleks Fakultas USU, dan di depan barbershop Jalan Sei Serayu.

"Teguh ini selalu bermain dengan Jerry," bebernya.

Sementara Jerry mengaku beraksi di Puskesmas Gaperta bersama Gandi. Selain itu, ia juga beraksi di Kantor Camat Klambir V bersama Gandi dan terakhir, sepekan lalu, beraksi di Helvetia yang juga dengan Gandi.

"Jadi Jerry ini selain bermain sama Teguh, dia juga bermain dengan Gandi," ungkapnya.

Selanjutnya, Gandi mengaku pernah beraksi di Gaperta, samping SPBU, bersama Jerry. Selain itu, ia juga beraksi di Flamboyan Raya dengan Jerry, tepatnya di salah satu masjid. Lalu, ia juga beraksi di kawasan Klumpang, tak jauh dari perkebunan tebu, bersama Jerry.

Selanjutnya, ia juga pernah beraksi di Simpang Kampung Lalang, juga di salah satu masjid bersama Jerry.

"Gandi dan Jerry ini selalu menjual hasil curiannya ke Arjunaidi," lanjut Bimo.

Tak hanya di Kota Medan dan Deli Serdang, aksi Gandi dan Jerry juga sampai ke Tebing Tinggi. Keduanya mengaku telah melakukan aksi curanmor sebanyak lima kali di Kota Tebing Tinggi. Seluruh hasil curian juga dijual ke Arjunaidi.

"Dari pengungkapan ini kita mengamankan barang bukti kunci T, kunci L, serta enam unit sepeda motor. Sepeda motor tersebut yang digunakan pelaku beraksi dan diduga hasil curian," kata Bimo.

Hingga saat ini, lanjut Bimo, pihaknya masih memburu satu pelaku lain yang juga sebagai penadah.

"Masih ada satu penadah lain yang masih kita kejar," ungkapnya.

Perwira berpangkat dua balok emas itu juga menuturkan, pelaku Teguh merupakan residivis kasus curanmor. Ia ditahan tahun 2024 dan baru bebas pada tahun 2026.

"Teguh residivis, kalau Gandi dipecat karena disersi satu bulan," tutupnya.



BERITA TERPOPULER

BERITA PILIHAN