Monday, July 20, 2026
home_banner_first
HUKUM & PERISTIWA

Nanda Ceritakan Detik-detik Diperdaya Pria Ngaku Brimob hingga Motor Raib

Mistar.idJumat, 8 Mei 2026 pukul 18.24 WIB
nanda_ceritakan_detikdetik_diperdaya_pria_ngaku_brimob_hingga_motor_raib

Nanda saat menceritakan peristiwa yang dialaminya. (Foto: Putra/Mistar).

news_banner

Medan, MISTAR.ID

Nanda, anak dari mekanik mobil Herawadi, menceritakan detik-detik dirinya diperdaya pria yang mengaku sebagai anggota Brimob hingga sepeda motor Honda Vario milik keluarganya hilang dibawa kabur.

Peristiwa itu bermula saat Nanda diminta ayahnya mengantar pria tersebut untuk mengambil mobil yang disebut rusak di kawasan Sabhara. Sepanjang perjalanan, pelaku terus mengajak Nanda berbincang agar suasana terlihat meyakinkan.

“Sepanjang jalan dia terus cerita. Dia tanya saya sudah lama kerja di bengkel itu atau belum. Dia bilang, ‘bagus-baguslah kerja di situ’,” ucap Nanda, Jumat (8/5/2026).

Sesampainya di kawasan pos satpam Gedung Pramuka dekat Asrama Haji, pelaku meminta Nanda menunggu dengan alasan hendak menemui komandannya.

“Dia bilang, ‘tunggu bentar, saya mau jumpai komandan saya’,” katanya menirukan ucapan pelaku.

Namun, setelah ditunggu lebih dari satu jam, pelaku tak kunjung kembali. Nanda yang mulai kebingungan akhirnya ditegur satpam di lokasi dan diberi tahu bahwa dirinya kemungkinan telah menjadi korban penipuan.

“Saya telepon bapak pakai HP satpam itu. Awalnya saya masih linglung, belum sadar kalau ditipu,” lanjutnya.

Tak lama kemudian, keluarga datang menjemput Nanda di lokasi. Ia juga mengingat pelaku sempat menepuk pundaknya sebelum pergi ke arah Kampung Baru dan menghilang bersama sepeda motor tersebut.

“Saya kayak nurut aja sama apa kata dia. Memang sempat dia tepuk pundak saya,” ujarnya.

Sebelumnya diberitakan, seorang mekanik mobil bernama Herawadi, 56 tahun, menjadi korban penipuan pria yang mengaku sebagai anggota Brimob hingga sepeda motor miliknya raib dibawa pelaku.

Peristiwa itu terjadi saat korban sedang bekerja di bengkelnya di Jalan Ngumban Surbakti, Medan Selayang, Selasa (5/5/2026). Pelaku datang menghampiri korban dan mengaku sebagai teman lama. Ia kemudian meminta bantuan mengambil mobil yang disebut mengalami kerusakan di kantor Sabhara.



BERITA TERPOPULER

BERITA PILIHAN