Monday, August 3, 2026
home_banner_first
HUKUM & PERISTIWA

Kepling Sebut Istri Polisi Diduga Bunuh Diri Pakai Senpi Punya Dua Anak

Mistar.idSenin, 3 Agustus 2026 pukul 14.18 WIB
kepling_sebut_istri_polisi_diduga_bunuh_diri_pakai_senpi_punya_dua_anak

Kepala Lingkungan (Kepling) 8 Kelurahan Cinta Damai, Kecamatan Medan Helvetia, Sulaiman. (Foto: Matius/Mistar)

news_banner

Medan, MISTAR.ID - Kepala Lingkungan (Kepling) 8 Kelurahan Cinta Damai, Kecamatan Medan Helvetia, Sulaiman, mengatakan peristiwa dugaan bunuh diri yang dilakukan istri seorang anggota Polri di Perumahan Komplek Bumi Asri, Kecamatan Medan Helvetia, pada Minggu (2/8/2026) diterimanya dari pihak Polsek Helvetia sekitar pukul 17.30 WIB.

Sulaiman mengatakan, setelah menerima informasi tersebut ia tidak langsung datang ke lokasi kejadian karena hujan dan banjir di sekitar lokasi. Sekitar satu jam kemudian, ia mendatangi lokasi dan mendapati sejumlah personel kepolisian telah berada di tempat kejadian.

“Setiba di lokasi, polisi sudah ramai di situ. Saya datang semalam itu tim Inafis juga sudah ada dan jenazah lagi dimasukkan ke ambulans,” katanya, Senin (3/8/2026).

Sulaiman mengungkapkan, korban diketahui bernama Lauren, 35 tahun, dan telah memiliki dua orang anak. Sementara rumah yang menjadi tempat kejadian perkara (TKP) merupakan milik ayah suami korban.

“Rumah yang ditempati mereka adalah rumah Pak Harefa (ayah dari suami korban). Anaknya kenal sama kita. Kalau informasi yang kita dapat di situ, bunuh diri. Belum dapat informasi lebih lanjut karena masih dalam tahap pemeriksaan polisi,” ujarnya mengakhiri.

Diketahui sebelumnya RS Bhayangkara Medan didatangi oleh tim Inafis usai adanya dugaan istri Polisi ditemukan tewas dikediamannya yang berada di Komplek Bumi Asri, Kecamatan Medan Helvetia, Minggu (2/7/2026) malam.

Kepala Bidang Humas Kepolisian Daerah Sumatera Utara, Kombes Pol Ferry Walintukan, saat dikonfirmasi terkait dugaan bunuh diri menggunakan senjata api milik suami korban, tidak membantah informasi tersebut.

Perwira menengah Polri itu hanya mengatakan kasus tersebut masih dalam proses penyelidikan.

“Masih dalam penyelidikan. Tapi benar memang korban merupakan istri dari salah satu anggota kita,” ujarnya.

Berdasarkan informasi yang dihimpun Mistar dari sumber yang dipercaya, sejak beberapa waktu terakhir korban dan suaminya memiliki persoalan rumah tangga.

"Keduanya disebut sedang dalam proses perceraian," ujar sumber pada Mistar, Senin (3/8/2026).

Dikatakannya lagi, saat kejadian korban bersama suaminya dan anggota keluarga lainnya berada di dalam rumah. (hm25)



BERITA TERPOPULER

BERITA PILIHAN