Diajak Joging Teman Pria yang Baru Dikenal, Mahasiswi di Medan Kehilangan Motor dan iPhone

Korban Wahyuni Amila saat pertama kali bertemu pelaku. (Foto: Dokumentasi Milik Korban/Mistar)
Medan, MISTAR.ID - Seorang mahasiswi di Medan, Wahyuni Amila, kehilangan satu unit sepeda motor PCX BK 6580 AMY. Diduga, pelaku merupakan teman pria kenalannya yang baru dikenal satu malam. Modusnya, pelaku mengajak perempuan berusia 18 tahun itu joging pagi.
Kepada Mistar, Wahyuni menjelaskan kejadian itu terjadi pada Jumat (31/7/2026) pagi. Keduanya berjanji bertemu di GOR Pancing untuk joging. Namun setibanya di lokasi itu, Wahyuni tak mendapati pria tersebut.
"Kami kenal malam dari medsos. Terus dia ngajak joging. Pas sampai di sana ternyata dia nggak ada. Terus dia chat dan minta jemput ke daerah Cemara, saya nggak mau," ucapnya, Rabu (5/8/2026).
Karena terus didesak dengan alasan sepeda motornya rusak, Wahyuni pun akhirnya menjemput pria tersebut. Namun kali ini pria itu minta dijemput di PDAM Tuasan.
"Saya disitu beneran kaya nggak sadarkan diri. Saya percaya aja. Padahal awalnya memang saya nggak mau jemput. Sempat video call juga, nah pas video call itu lah saya tunjukin wajah saya. Terus pas ketemu sama dia, saya sudah tunduk aja sama omongan dia," tuturnya.
Setelah bertemu, pria itu mengemudikan sepeda motor milik Wahyuni. Ia diajak berkeliling ke kawasan Marelan. Selanjutnya, ia dibawa ke kawasan Jalan Gatot Subroto dan diminta membelikan air mineral.
"Saat itu kunci sudah di tangan dia sama iPhone 13 saya. Saya nurut aja beli air mineral," ungkapnya.
Menurut Wahyuni, berpindahnya iPhone miliknya ke tangan pelaku diduga terjadi saat pelaku meminjamnya dengan dalih menghubungi temannya.
"Dia kayak modus minta tolong buat chat temannya dari hp saya. Saya nggak sadar saya kasi aja. Semua berkas ada di hp dan di kereta itu," katanya.
Saat membeli air mineral itu, lanjut Wahyuni, pelaku masih terlihat menunggunya sembari menelepon seseorang yang katanya temannya tersebut. Setelah itu, pelaku terus mengajaknya berkeliling hingga ke Jalan Tangkul I, Indra Kasih, Medan Tembung.
"Lalu, saya disuruhnya lagi beli permen. Terus disuruhnya saya nunggu di warung itu. Katanya dia mau nganter kunci sepeda motornya ke temannya. Alasannya terbawanya kuncinya," ungkapnya.
Setelah itu, Wahyuni yang menunggu pun tak menemukan lagi pria kenalannya tersebut. Termasuk sepeda motor dan iPhone 13 miliknya. Ia kemudian melaporkan kejadian itu ke Polrestabes Medan dengan nomor LP/B/3312/VIII/2026/SPKT/Polrestabes Medan. (hm25)






















