Demo di Lapangan Merdeka, BEM USU Kritik Pemerintah soal MBG dan Kondisi Rakyat

Mahasiswa BEM USU saat menggelar aksi di Jalan Balai Kota. (foto: rahmad/mistar)
Medan, MISTAR.ID - Puluhan massa yang tergabung dalam Badan Eksekutif Mahasiswa Univeristas Sumatera Utara (BEM USU) menggelar aksi demo di depan Lapangan Merdeka Jalan Balai Kota, Kecamatan Medan Barat, Kamis (20/8/2026).
Dengan membentuk lingkaran besar, puluhan mahasiswa duduk di tengah jalan sembari mendengar orasi dan membakar ban.
Kadiv Kajian dan Analisa BEM USU, Satrio Sianturi, mengatakan kehadiran mahasiswa di sini bentuk kemarahan atas 81 tahun Indonesia Merdeka.
“81 tahun kita merdeka, 81 tahun luka kita rayakan. Pertanyaannya apakah kita sudah benar-benar merdeka? Memang tidak banyak kita hadir di sini, tapi suara kecil ini akan terus bertumbuh melawan rezim biasa itu,” ujar Satrio.
Satrio mencontohkan saudara-saudara yang di Aceh, Sumatera Barat (Sumbar) dan Sumatera Utara (Sumut) masih merasakan pahitnya kehidupan. Ekonomi mereka belum pulih pasca dilanda bencana.
“Tapi nyatanya pemerintah malah menggelontorkan dana ke program Makan Bergizi Gratis (MBG). Artinya apa, rakyat Indonesia bukan prioritas pemerintah. Ini harus kita lawan,” katanya.
Orasi juga disampaikan mahasiswa lainnya yang menyebut MBG menjadi lahan korupsi.
“Buktinya sudah ada, Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) yang lama ditangkap kasus korupsi. Dana pendidikan dikurangi sampai 20%, padahal pendidikan sangat penting bagi masyarakat. Untuk itu, kita butuh perubahan itu dan kita menjadi agennya. Kita yang mengubah itu semua, bukan orang lain,” katanya.
Pantauan Mistar di lokasi, sejumlah polisi berjaga di seputaran Lapangan Merdeka. Arus lalu lintas juga dialihkan dan sebagai ditutup selama aksi berlangsung.























