Tuesday, October 6, 2026
home_banner_first
SAINS & TEKNOLOGI

WhatsApp Uji Restricted Chat, Percakapan Sensitif Tak Bisa Dibuka di Perangkat Tertaut

Mistar.idSelasa, 6 Oktober 2026 pukul 08.41 WIB
whatsapp_uji_restricted_chat_percakapan_sensitif_tak_bisa_dibuka_di_perangkat_tertaut

WhatsApp. (Foto: Biru Digital)

news_banner

Jakarta, MISTAR.ID – WhatsApp tengah menguji fitur privasi baru bernama Restricted Chat yang memungkinkan pengguna membatasi akses ke percakapan tertentu agar hanya dapat dibuka melalui ponsel utama.

Dengan fitur tersebut, percakapan yang telah dibatasi tidak bisa diakses melalui WhatsApp Web, aplikasi WhatsApp di PC, tablet, maupun ponsel sekunder yang terhubung sebagai linked device.

Restricted Chat mulai tersedia secara terbatas bagi pengguna WhatsApp beta di Android dan iOS. Fitur ini dikembangkan dari Advanced Chat Privacy dengan tambahan perlindungan terhadap akses percakapan melalui perangkat tertaut.

Saat diaktifkan, Restricted Chat memberikan sejumlah pembatasan pada percakapan. Foto dan video dari chat tidak akan otomatis tersimpan ke perangkat, percakapan tidak dapat diekspor, dan Meta AI tidak bisa digunakan di dalam chat tersebut.

Pembatasan akses melalui perangkat tertaut menjadi salah satu fitur utama Restricted Chat. Pengguna yang membuka WhatsApp dari komputer atau perangkat sekunder tidak akan dapat melihat percakapan yang telah dibatasi.

Menurut WABetaInfo, Selasa (6/10/2026), fitur tersebut juga dirancang untuk mencegah peserta percakapan menggunakan klien tidak resmi atau AI agent untuk mengakses pesan melalui perangkat tertaut.

Beda Restricted Chat dan Chat Lock

Restricted Chat memiliki fungsi yang berbeda dari Chat Lock yang telah lebih dulu tersedia di WhatsApp.

Chat Lock digunakan untuk mengunci dan memisahkan percakapan sensitif dari daftar chat utama. Untuk membukanya, pengguna harus melewati autentikasi perangkat.

Sementara itu, Restricted Chat lebih berfokus pada pembatasan akses dan penggunaan isi percakapan. Fitur ini tidak menyembunyikan chat dengan cara yang sama seperti Chat Lock.

Restricted Chat bersifat opsional dan harus diaktifkan secara manual melalui halaman informasi percakapan. Setelah diaktifkan, WhatsApp akan menampilkan pemberitahuan di dalam chat agar peserta percakapan mengetahui adanya perubahan pengaturan privasi.

WhatsApp tetap menggunakan enkripsi end-to-end pada percakapan, baik Restricted Chat diaktifkan maupun tidak. Artinya, fitur baru tersebut bukan menunjukkan bahwa chat WhatsApp biasa tidak aman, melainkan memberikan lapisan perlindungan tambahan untuk percakapan yang dianggap sensitif.

Untuk sementara, Restricted Chat dilaporkan baru tersedia untuk percakapan individual. Belum diketahui apakah fitur serupa nantinya akan diterapkan pada percakapan grup.

Fitur tersebut ditemukan pada sebagian pengguna WhatsApp beta Android versi 2.26.39.11 dan WhatsApp beta iOS 26.39.10.20. Distribusinya dilakukan secara bertahap sehingga pengguna yang telah memasang versi beta tersebut belum tentu langsung mendapatkannya.

WhatsApp juga belum mengumumkan waktu peluncuran Restricted Chat secara luas bagi seluruh pengguna Android dan iPhone.[]



BERITA TERPOPULER

BERITA PILIHAN