Sunday, August 16, 2026
home_banner_first
EKONOMI

RAPBN 2027: Rp4.097 T untuk Pangan dan Energi, Jangkar Ekonomi di Tengah Gejolak Global

Mistar.idMinggu, 16 Agustus 2026 pukul 17.18 WIB
rapbn_2027_rp4097_t_untuk_pangan_dan_energi_jangkar_ekonomi_di_tengah_gejolak_global_

Teks Foto: Presiden Prabowo Subianto menyampaikan pidato kenegaraan dalam rangka Penyampaian Pengantar/Keterangan Pemerintah atas RUU tentang APBN Tahun Anggaran 2027 beserta Nota Keuangannya di Kompleks Parlemen, Jakarta, Jumat (14/8/2026).(fotoLDetikcom)

news_banner

Jakarta, MISTAR.ID (16/8/2026) – Pemerintah mengajukan RAPBN 2027 dengan belanja negara Rp4.097,2 triliun dan pendapatan Rp3.426 triliun. Target pertumbuhan ekonomi dipatok 5,8-6,5 persen.

Presiden Prabowo Subianto menegaskan APBN bukan sekadar dokumen fiskal. “APBN adalah alat perjuangan kita. Alat untuk melindungi rakyat. Alat untuk memperkuat bangsa,” kata Prabowo dalam penyampaian Nota Keuangan, Jumat (14/8/2026).

Ketahanan Pangan dan Energi Jadi PrioritasAnggaran diarahkan ke Program Kerja Prioritas Nasional. Dua sektor utama yang jadi sorotan adalah pangan dan energi.Untuk ketahanan pangan, pemerintah mengalokasikan Rp195,3 triliun, naik 2,3 persen dari outlook 2026.

Dana itu dipakai untuk pengembangan 2,7 juta hektare kawasan padi, cetak 100.000 hektare sawah baru, optimalisasi 200.000 hektare lahan, serta bantuan 23.528 unit alsintan.

Selain itu ada revitalisasi 616 hektare lahan garam, pengembangan irigasi 55.765 hektare, pembangunan 14 bendungan, dan peningkatan 400 kampung nelayan. Bantuan pangan juga disiapkan untuk 5.000 orang dan gerakan pangan murah untuk 38 kelompok masyarakat.

Prabowo mengklaim Indonesia sudah swasembada 8 komoditas, yakni, beras, jagung, cabai besar, cabai rawit, gula konsumsi, daging ayam, telur ayam, dan bawang merah.

Namun bawang putih, daging sapi, dan kerbau masih impor.Pengamat HI Universitas Budi Luhur Andrea Azzqy menilai swasembada ini memperkuat posisi tawar RI dalam diplomasi ekonomi. “Capaian ini memperkuat posisi tawar RI di tengah ketegangan global akibat kebijakan tarif AS,” ujarnya.

Akselerasi Energi BersihDi sektor energi, pemerintah anggarkan Rp272,95 triliun untuk subsidi BBM dan listrik.

Fokusnya pada percepatan elektrifikasi lewat pembangunan PLTS 100 GW. Target 2026, 30 GW PLTS dan penghentian 13 GW pembangkit diesel. Prabowo menargetkan tiap desa punya PLTS 1 MW.

Pemerintah juga dorong ekosistem kendaraan listrik lewat insentif dan pembangunan SPKLU. Langkah konkret lain adalah penerapan mandatori B50 sejak 1 Juli 2026.

Kebijakan ini menghentikan impor solar dan menghemat devisa Rp170 triliun per tahun. CEO IESR Fabby Tumiwa mengapresiasi pengurangan subsidi BBM bertahap.

Namun ia mengingatkan transisi harus adil, dengan perlindungan kelompok rentan dan pemerataan infrastruktur pengisian daya.Jaga Daya BeliDengan penguatan pangan dan energi, pemerintah berharap bisa meredam gejolak harga global. Inflasi 2027 ditarget 1,5-3,5 persen.

“Tantangannya adalah memastikan setiap rupiah APBN tepat sasaran dan tidak diselewengkan,” tulis keterangan pemerintah.RAPBN 2027 diproyeksikan menjadi jangkar agar dapur rakyat tetap ngebul dan listrik di pelosok tidak padam di tengah ketidakpastian ekonomi dunia.(Antara/hm02)



BERITA TERPOPULER

BERITA PILIHAN