PBNU Tunjuk Gus Gudfan sebagai Sekjen Periode 2026-2031

Sekjen PBNU, Gudfan Arif (kanan). (Foto: Istimewa)
Jakarta, MISTAR.ID - Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) menunjuk Gudfan Arif Ghofur atau Gus Gudfan sebagai Sekretaris Jenderal (Sekjen) PBNU periode 2026-2031.
Penunjukan tersebut disampaikan Ketua Umum PBNU KH Abdul Hakim Mahfudz atau Gus Kikin dalam konferensi pers pengumuman struktur PBNU masa khidmah 2026-2031 di Gedung PBNU, Jakarta Pusat, Rabu (30/9/2026).
Konferensi pers tersebut digelar secara luring dan disiarkan secara daring melalui YouTube TVNU.
Gus Gudfan merupakan putra pengasuh Pondok Pesantren Sunan Drajat, Lamongan, Jawa Timur, KH Abdul Ghofur. Ia tercatat aktif sebagai kader dan pengurus NU serta pernah menduduki sejumlah posisi dalam organisasi tersebut.
Dilansir dari NU Online, Gus Gudfan dikukuhkan sebagai bendahara PBNU pada 31 Januari 2022 bersama 11 orang lainnya. Pada tahun yang sama, ia kemudian dipercaya sebagai Pelaksana Tugas (Plt) Bendahara Umum PBNU.
Ia menjalankan tugas tersebut ketika Bendahara Umum PBNU saat itu, Mardani H Maming, berstatus tersangka dalam perkara yang ditangani Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).
Sebelumnya, Gus Gudfan juga pernah menduduki sejumlah posisi bendahara di lingkungan NU. Pada masa khidmah 2012-2017, ia menjabat Bendahara Pimpinan Pusat (PP) Pagar Nusa.
Kemudian, pada masa khidmah 2013-2018, Gus Gudfan dipercaya sebagai Bendahara Rabithah Ma'ahid Islamiyah (RMI) PWNU Jawa Timur. Ia selanjutnya menjadi Penasihat RMI PWNU Jawa Timur periode 2018-2023 dan Penasihat Pimpinan Wilayah (PW) Gerakan Pemuda (GP) Ansor periode 2019-2023.
Dalam bidang pendidikan, Gus Gudfan menempuh pendidikan ibtidaiyah hingga tsanawiyah di Lamongan. Ia kemudian melanjutkan pendidikan aliyah di Jombang, Jawa Timur.
Setelah itu, ia melanjutkan pendidikan di Fakultas Ilmu Sosial dan Politik Universitas Darul Ulum Jombang. Selain aktif di organisasi, Gus Gudfan juga menjalankan bisnis. Ia mulai menggeluti dunia usaha sejak 2003 hingga sekarang.
Sejumlah perusahaan yang didirikannya bergerak di berbagai bidang, di antaranya minyak dan gas, petrokimia, teknologi informasi dan telekomunikasi, serta pertambangan batu bara.
Di sejumlah perusahaan tersebut, Gus Gudfan tercatat pernah menjabat sebagai komisaris maupun direksi. Perusahaan yang dipimpinnya juga memiliki kantor cabang di sejumlah wilayah, termasuk Surabaya, Bali, Semarang, dan Cilegon.
Kini, Gus Gudfan dipercaya menduduki posisi Sekjen PBNU untuk masa khidmah 2026-2031. (hm25/detikcom)
PREVIOUS ARTICLE
Prabowo Akan Berikan Subsidi Upah Rp300 Ribu per Bulan











































