Resmi Pimpin PBNU, Gus Kikin Berjanji: Saya Tetap Pulang ke Jatim Tiap Bulan

Ketua Umum Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) terpilih KH Abdul Hakim Mahfudz atau Gus Kikin saat Tasyakuran dan Maulid Nabi Muhammad SAW di Kantor PWNU Jatim, Selasa (8/9/2026). (Foto: Antara/HO-PWNU Jatim)
Surabaya, MISTAR.ID (8/9/2026) – Baru saja ditetapkan sebagai Ketua Umum PBNU, KH Abdul Hakim Mahfudz atau Gus Kikin langsung menegaskan komitmennya ke Jawa Timur.
Meski kantornya pindah ke Jakarta, ia tak akan melupakan "rumah" politiknya.
"Meski saya akan banyak waktu di Jakarta, saya tidak akan melupakan Jatim," kata Gus Kikin dalam Tasyakuran Muktamar Ke-35 NU dan Maulid Nabi di Kantor PWNU Jatim, Surabaya, Selasa (8/9/2026).
Gus Kikin menyebut dirinya bisa memimpin PBNU karena mendapat penugasan dari PWNU Jawa Timur.
Karena itu, ikatan batin dengan pengurus di Jatim tetap kuat.Untuk menjaga kedekatan itu, ia berjanji akan rutin pulang.
"Saya akan tetap mengupayakan mampir, mungkin satu bulan sekali saat hari Selasa," ujarnya.
Pernyataan itu disambut syukur jajaran PWNU Jatim. Wakil Rais Syuriyah PWNU Jatim, KH Abdul Matin Jawahir, menilai Muktamar Ke-35 di Ponpes Bahrul Ulum Tambakberas, Jombang, 31 Agustus 2026 lalu berjalan sukses.
"Perjuangan PWNU Jatim untuk pemilihan pimpinan PBNU, baik Rais Aam maupun Ketum, melalui AHWA juga berhasil," katanya.
Dalam muktamar tersebut, AHWA menetapkan Gus Kikin sebagai Ketum PBNU masa khidmah 2026–2031.
Sementara KH Miftachul Akhyar kembali dipercaya sebagai Rais Aam PBNU periode yang sama.
Mekanisme AHWA, menurut Matin, membuat penetapan pimpinan NU ditempuh lewat musyawarah mufakat.
Sebelum naik ke PBNU, Gus Kikin memang menjabat Ketua PWNU Jawa Timur. Kini ia membawa amanah Jatim ke panggung nasional.(Antara/hm02)





































