Tuesday, July 21, 2026
home_banner_first
EKONOMI

Pemkab Karo Siapkan Cold Storage Pintar agar Jeruk Karo Tembus Pasar Singapura

Mistar.idRabu, 28 Januari 2026 pukul 17.24 WIB
pemkab_karo_siapkan_cold_storage_pintar_agar_jeruk_karo_tembus_pasar_singapura_

Bupati Karo Brigjen Pol (Purn) Antonius Ginting bersama jajaran saat melakukan meeting bersama dengan Ministry of Foreign Affairs (MFA) Singapore. (foto: Pemkab Karo/Mistar)

news_banner

Karo, MISTAR.ID

Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Karo berupaya meningkatkan daya saing buah jeruk lokal agar dapat menembus pasar ekspor, khususnya ke Singapura. Salah satu langkah yang ditempuh adalah mendorong investasi alat pendingin buah atau smart cold storage dari Singapura dan China.

Hal tersebut disampaikan Bupati Karo Brigjen Pol (Purn) Antonius Ginting saat pertemuan dengan perwakilan Ministry of Foreign Affairs (MFA) Singapura di Ruang KCC Kantor Bupati Karo, Rabu (28/1/2026). Pertemuan ini turut dihadiri Wakil Bupati Karo, Sekretaris Daerah, serta perwakilan Asosiasi Pengusaha Indonesia (APINDO) Kabupaten Karo.

Antonius mengatakan, Pemkab Karo membutuhkan Smart Cold Storage System, yakni gudang pendingin berbasis Internet of Things (IoT) yang mampu mengatur suhu dan kelembaban secara otomatis. Teknologi ini dinilai efektif menjaga kualitas jeruk, memperpanjang masa simpan, serta mengurangi risiko kerusakan selama proses distribusi dan ekspor.

“Teknologi ini mampu meningkatkan efisiensi energi hingga 40 persen, dengan kontrol suhu yang stabil dan pemantauan jarak jauh. Ini sangat penting agar jeruk Karo tetap segar dan memenuhi standar ekspor,” ujarnya.

Ia menegaskan, kejelasan pasar menjadi faktor utama agar pemerintah daerah maupun investor memiliki keyakinan bahwa program ini dapat berjalan berkelanjutan dan membawa jeruk Karo ke pasar global.

“Kerja sama dengan MFA Singapura kami harapkan menjadi langkah nyata dalam mendorong hilirisasi pertanian, meningkatkan nilai tambah produk lokal, serta membuka akses pasar internasional bagi jeruk Karo,” katanya.

Sekretaris Daerah Kabupaten Karo, Gelora Kurnia Putra Ginting, berharap MFA Singapura dapat memberikan pendampingan kepada Pemkab Karo dalam memenuhi sertifikasi ekspor ke Singapura, dengan jeruk sebagai produk awal.

“Pendampingan sangat dibutuhkan, terutama terkait pemenuhan standar kualitas, penanganan pascapanen, dan persyaratan teknis agar jeruk Karo layak masuk ke pasar Singapura,” tuturnya.



BERITA TERPOPULER

BERITA PILIHAN