Friday, August 21, 2026
home_banner_first
EKONOMI

Harga Minyak Dunia Naik Imbas Pasokan Masih Terganggu

Mistar.idJumat, 21 Agustus 2026 pukul 14.56 WIB
harga_minyak_dunia_naik_imbas_pasokan_masih_terganggu

Ilustrasi. (Foto: Shutterstock)

news_banner

Jakarta, MISTAR.ID - Harga minyak bergerak tipis pada perdagangan Jumat (21/8/2026), tetapi masih berada di jalur kenaikan mingguan kedua berturut-turut. Kondisi ini dipengaruhi kekhawatiran gangguan pasokan minyak dari kawasan Timur Tengah di tengah perang Amerika Serikat (AS)-Iran yang belum menemukan titik terang.

Mengutip Reuters, harga minyak Brent berjangka naik 4 sen menjadi US$93,82 per barel. Harga Brent sebelumnya melonjak 2,4 persen pada perdagangan Kamis (20/8/2026).

Sementara itu, harga minyak mentah West Texas Intermediate (WTI) AS turun 6 sen menjadi US$86,78 per barel setelah menguat 2,3 persen pada sesi sebelumnya.

Dalam lima sesi perdagangan terakhir, harga Brent telah naik lebih dari 7 persen, sedangkan WTI menguat lebih dari 8 persen. Keduanya sempat menyentuh level tertinggi sejak 24 Juli.

Kenaikan harga minyak dipicu kekhawatiran perang AS dan Israel terhadap Iran yang belum menemukan penyelesaian akan terus mengganggu pasokan dari sejumlah produsen minyak utama Timur Tengah, seperti Arab Saudi, Irak, Uni Emirat Arab (UEA), dan Kuwait.

Kesepakatan damai antara pihak-pihak yang bertikai sebelumnya berakhir pada pekan ini. Namun, belum terdapat upaya untuk kembali membuka perundingan.

Di tengah situasi tersebut, Presiden AS Donald Trump kembali mengancam akan menjatuhkan sanksi ekonomi terhadap negara-negara yang mendukung Iran.

"Kedua pihak masih bertahan pada posisinya masing-masing, tetapi tidak memiliki kemewahan waktu untuk sekadar menunggu, sementara harga minyak mentah terus bergerak naik," kata Analis IG Tony Sycamore.

Pada Rabu (19/8/2026) malam, Trump kembali mengancam Iran dengan perang ekonomi dan isolasi dalam skala yang belum pernah terjadi sebelumnya. Ia juga memperingatkan konsekuensi bagi negara mana pun yang memberikan bantuan dalam bentuk apa pun kepada Iran.

Ketegangan di kawasan Timur Tengah semakin meningkat setelah UEA menghentikan seluruh transaksi keuangan dan ekonomi dengan Iran hingga waktu yang belum ditentukan.

Kebijakan tersebut semakin memperlihatkan memburuknya hubungan antara salah satu produsen minyak utama negara-negara Teluk dan Iran. (hm25/CNN Indonesia)




BERITA TERPOPULER

BERITA PILIHAN