Monday, August 10, 2026
home_banner_first
SUMUT

Wisatawan India Jadi Target Promosi Pariwisata Sumatera Utara

Mistar.idSenin, 10 Agustus 2026 pukul 21.08 WIB
wisatawan_india_jadi_target_promosi_pariwisata_sumatera_utara

Konsulat Jenderal India di Medan, Ravi Shanker Goel (kiri), Ketua PHRI BPD Sumut, Melky Waas (kanan) saat memberikan keterangan pada media. (foto:Susan/Mistar)

news_banner

Medan, MISTAR.ID (10/8/2026) – Pariwisata berperan penting dalam perekonomian yang juga menciptakan lapangan kerja, khususnya industri skala kecil serta para operator tur, hotel, dan restoran.

Hal ini disampaikan oleh Konsul Jenderal India di Medan, Ravi Shanker Goel, dalam Sumatera-India Tourism Promotion di Grand Mercure Hotel, Medan, pada Senin (10/8/2026).

Menurutnya, pariwisata juga penting karena dapat meningkatkan hubungan antarmasyarakat (people-to-people contact) serta mendatangkan bisnis, pariwisata MICE, dan hal-hal lainnya.

“Kegiatan ini juga berkaitan dengan kunjungan Perdana Menteri saya bulan lalu, dan pariwisata merupakan area prioritas antara India dan Indonesia,” katanya.

Ia menyebutkan, banyak warga India yang berkunjung ke Indonesia. Pada 2025, tercatat sebanyak 776.000 warga India yang berlibur ke Indonesia. Ravi pun berharap sebaliknya untuk warga Indonesia, khususnya Pulau Sumatera, untuk datang berkunjung ke India.

Sementara itu, Ketua Perhimpunan Hotel dan Restoran Indonesia (PHRI) BPD Sumut, Melky Waas, mengatakan bahwa Sumatera Utara juga memiliki destinasi wisata yang tak kalah menarik, mulai dari Danau Toba, Tangkahan, Bukit Lawang, kopi dari Karo, Sidikalang, Mandailing, hingga Samosir yang dapat dinikmati oleh wisatawan asal India.

“Ini yang perlu kita jual dan promosikan ke depannya. Jadi ini adalah sinergi antara kedua belah negara, ini simbiosis mutualisme terjalin. Kita berharap wisatawan dari India hadir ke Sumatera Utara, dan tentu saja wisatawan di sini untuk bisa hadir ke India sana,” ucapnya.

Berdasarkan data statistik, sebutnya, sebagian kunjungan wisatawan selalu tertuju ke Bali yang banyak memiliki destinasi dan hal-hal yang menarik dan beragam.

“Tapi juga kita tidak bisa mengatakan bahwa Sumatera Utara itu bukan Bali, Bali juga bukan Sumatera Utara. Banyak tempat lain yang bisa kita promosikan sebenarnya,” ujar Melky.

Ia menyebutkan, banyak kegiatan yang berhubungan dengan agama Hindu dan Buddha berada di Pulau Sumatera. Hal ini dapat menjadi salah satu faktor pendukung untuk menarik wisatawan dari India ke Sumatera.

“Ada suatu bentuk perjalanan sejarah yang ada di negeri di seluruh Sumatera ini. Nah, ini bahkan juga descendant dari Tanah Karo juga datang dari India juga. Ini jadi suatu jangkar utama untuk bisa menarik wisatawan hadir di sini,” tuturnya. (hm27)



BERITA TERPOPULER

BERITA PILIHAN