Saturday, September 26, 2026
home_banner_first
INTERNATIONAL

Kota Lleida di Spanyol Larang Penggunaan Niqab di Tempat Umum

Mistar.idSabtu, 26 September 2026 pukul 16.03 WIB
kota_lleida_di_spanyol_larang_penggunaan_niqab_di_tempat_umum

Seorang perempuan mengenakan niqab yang menutup wajah. (Foto: Thinkstockphotos)

news_banner

Madrid, MISTAR.ID - Pemerintah Kota Lleida, Spanyol, menyetujui larangan penggunaan penutup wajah penuh di sebagian besar tempat umum, Jumat (25/9/2026). Aturan tersebut menyasar penggunaan burqa dan niqab yang dikenakan sebagian perempuan Muslim.

Dilansir AFP, Sabtu (26/9/2026), keputusan itu disahkan melalui pemungutan suara dalam rapat dewan kota. Sebanyak 16 anggota mendukung dan 11 anggota menolak amandemen aturan daerah tersebut.

Lleida merupakan kota berpenduduk sekitar 150.000 jiwa yang berada di wilayah timur laut Catalonia, sekitar 150 kilometer sebelah barat Barcelona.

Aturan baru melarang seseorang "berada atau bergerak di tempat-tempat umum dengan mengenakan benda atau elemen yang menutupi wajah sepenuhnya". Aturan tersebut tidak secara eksplisit menyebut burqa maupun niqab.

Burqa merupakan pakaian terusan yang menutupi seluruh kepala dan tubuh, sedangkan niqab merupakan cadar yang menutupi wajah dan menyisakan bagian mata.

Otoritas Lleida menyebut aturan tersebut memberikan pengecualian dalam kasus yang berkaitan dengan pelaksanaan hak-hak dasar, tempat ibadah, serta ruang atau situasi tertentu ketika penggunaan penutup wajah dapat diterima secara sosial.

Pelanggar aturan tersebut akan dikenai denda, meski besaran dendanya belum diumumkan.

Lleida sebelumnya telah menerapkan larangan penggunaan cadar yang menutup wajah sepenuhnya di sejumlah tempat umum pada 2010. Kebijakan tersebut menjadi langkah pertama semacam itu di Spanyol.

Namun, Mahkamah Agung Spanyol membatalkan larangan tersebut pada 2013 setelah mendapat gugatan dari asosiasi Muslim setempat.

Dalam putusannya, Mahkamah Agung menyatakan larangan tersebut melanggar kebebasan beragama dan melampaui kewenangan pemerintah daerah. Larangan serupa di sejumlah kota lainnya juga dibatalkan.

Otoritas Kota Lleida menyebut aturan terbaru tersebut disusun untuk menghindari hambatan hukum seperti yang terjadi sebelumnya.

Dalam proses pengesahannya, Partai Sosialis Catalonia disebut menjalin aliansi dengan kelompok sayap kanan Vox dan kelompok separatis Catalonia, Junts.

"Hidup berdampingan berarti saling menghormati, dan saling menghormati juga berarti mematuhi aturan," kata Wali Kota Lleida Felix Larrosa dari Partai Sosialis dalam rapat dewan kota. (hm25/detikcom)




BERITA TERPOPULER

BERITA PILIHAN