Friday, November 6, 2026
home_banner_first
SUMUT

Tujuh Hari Dicari! Warga Galang yang Hanyut di Sungai Ular Belum Ditemukan, Pencarian Dihentikan

Mistar.idJumat, 6 November 2026 pukul 19.48 WIB
tujuh_hari_dicari_warga_galang_yang_hanyut_di_sungai_ular_belum_ditemukan_pencarian_dihentikan

Tim SAR gabungan akhirnya menghentikan pencarian terhadap pemancing hanyut di Sungai Ular. (foto: sembiring/ mistar)

Deli Serdang, MISTAR.ID (6/11/2026) – Setelah tujuh hari dilakukan pencarian, Dedi Anzani (34), warga Dusun III, Desa Pulau Tagor, Kecamatan Galang, Kabupaten Deli Serdang, yang dilaporkan hanyut di Sungai Ular, belum berhasil ditemukan.

Tim SAR bersama masyarakat telah melakukan berbagai upaya pencarian sejak korban dilaporkan hilang pada Sabtu (31/10/2026).

Pencarian dilakukan dengan menyusuri aliran sungai, memeriksa kawasan sekitar, serta menyisir sejumlah titik yang diduga menjadi lokasi korban terseret arus.

Namun, hingga hari ketujuh, keberadaan korban belum juga diketahui. Operasi pencarian akhirnya dihentikan pada Jumat (6/11/2026) sore.

Penghentian operasi pencarian tersebut dibenarkan Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Deli Serdang, Mukti Ali Harahap.

"Kalau tujuh hari tidak ditemukan, pencarian dihentikan," katanya.

Peristiwa nahas itu bermula pada Sabtu (31/10/2026) siang. Saat itu, Dedi bersama dua orang temannya hendak memancing di Sungai Ular, tepatnya di Desa Pulau Tagor Baru, Kecamatan Galang.

Ketika hendak menyeberangi sungai, korban diduga terpeleset hingga terjatuh ke dalam air. Kondisi arus sungai yang cukup deras membuat tubuh korban terseret dan tenggelam.

Salah seorang teman korban sempat berupaya memberikan pertolongan. Namun, derasnya arus sungai membuat upaya penyelamatan tersebut tidak berhasil hingga Dedi hilang terbawa arus.

Berakhirnya operasi pencarian selama tujuh hari ini menjadi kabar berat bagi keluarga korban yang masih berharap Dedi dapat ditemukan.

Meski operasi pencarian resmi dihentikan, keluarga tentu masih menantikan kepastian mengenai keberadaan korban. (hm27)



BERITA TERPOPULER

BERITA PILIHAN