Progres Koperasi Desa Merah Putih di Asahan Baru 30 Persen, TNI Dukung Percepatan Pembangunan

Dandim 0208/Asahan, Letkol Inf Edy Syahputra meninjau pembangunan Koperasi Merah Putih di Desa Suka Makmur, Asahan. (foto: Perdana / Mistar)
Asahan, MISTAR.ID
Progres pembangunan Koperasi Desa Merah Putih (KDMP) di Kabupaten Asahan untuk 204 desa/kelurahan diprediksi baru terealisasi sekitar 30 persen. Seluruh pihak masih terus mengupayakan percepatan program tersebut demi terwujudnya kemandirian ekonomi desa.
Hal itu dikatakan Komandan Kodim 0208/Asahan, Letkol Inf Edy Syahputra, saat berbincang bersama sejumlah wartawan, Kamis (22/1/2026) di kantornya. TNI sebagai pendukung, pengawal, dan fasilitator KDMP berharap seluruh infrastruktur bisa segera rampung dikerjakan.
“Baru sekitar 30 persen, dan yang lainnya masih dalam proses pembangunan. Kita harapkan Koperasi Merah Putih ini ke depan mampu menjadi pusat aktivitas ekonomi desa yang produktif, efisien, dan berdaya saing, sekaligus mendorong kemandirian ekonomi masyarakat berbasis potensi lokal,” kata Dandim.
Dandim mengatakan pihaknya setiap hari keliling melakukan peninjauan ke desa-desa. Hal ini dilakukan untuk memastikan pembangunan KDMP berjalan sesuai perencanaan serta tepat sasaran dalam mendukung penguatan ekonomi masyarakat desa.
“Saat ini, proses pembangunan terus dioptimalkan. Kami terus mendorong desa-desa di lapangan untuk mempercepat program pemerintah ini, meskipun kendalanya di lapangan pasti ada saja,” kata dia.
Koperasi Desa Merah Putih merupakan program strategis pemerintah Indonesia yang bertujuan memperkuat ekonomi desa melalui pembentukan koperasi multifungsi modern dengan sistem manajemen berbasis digital. Koperasi ini dirancang untuk mengintegrasikan berbagai layanan, mulai dari simpan pinjam, kios sembako, apotek desa, klinik kesehatan, layanan logistik, hingga layanan digital terpadu.
“Koperasi Desa Merah Putih ini adalah program strategis pemerintah yang harus kita dukung bersama. Pengerjaannya harus tepat waktu, tepat mutu, dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat,” tegas Dandim.
Selain berfungsi sebagai motor penggerak ekonomi desa, Dandim menilai KDMP juga memiliki peran strategis dalam membuka lapangan kerja baru bagi warga sekitar.























