Polisi Aktifkan Jalur Alternatif Pascalongsor di Desa Tiga Juhar

Polisi berusaha mengaktifkan kembali jalur alternatif. (Foto: Hendra/Mistar)
Deli Serdang, MISTAR.ID - Personel Polsek STM Hulu jajaran Polresta Deli Serdang bersama warga berupaya mengaktifkan kembali jalur alternatif jalan penghubung dari Kecamatan STM Hulu, STM Hilir, dan Kecamatan Deli Tua sehingga bisa dilalui warga.
Hal itu dilakukan akibat bencana tanah longsor di Dusun II, Desa Tiga Juhar, Kecamatan STM Hulu, sehingga mengakibatkan jalan umum di tempat itu tidak bisa dilalui sama sekali oleh kendaraan pada Selasa (8/9/2026) lalu.
Saat ini polisi sedang berkomunikasi dengan instansi terkait untuk bisa dilakukan perbaikan jalan longsor dan jembatan putus.
Plt Kapolsek STM Hulu Iptu Ramot Tampubolon menjelaskan pihaknya bersama perangkat desa dan masyarakat membuat pemberitahuan dengan tali pembatas agar masyarakat mengetahui adanya longsor sekaligus mempercepat mengaktifkan jalur alternatif agar masyarakat bisa beraktivitas normal.
Diungkapkan Iptu Ramot Tampubolon, hujan deras yang mengguyur wilayah Kecamatan STM Hulu mengakibatkan bencana tanah longsor di Dusun II, Desa Tiga Juhar pada Selasa (8/9/2026) lalu.
Akibat tanah longsor tersebut, jalan dan jembatan putus dan tidak bisa dilalui oleh sepeda motor maupun mobil.
"Jalan yang terputus merupakan jalan provinsi dan merupakan jalan penghubung dari Kecamatan STM Hulu, STM Hilir dengan Kecamatan Deli Tua."
Dijelaskan Iptu Ramot Tampubolon, longsor diakibatkan curah hujan yang sangat tinggi, sehingga air dari irigasi dan pemukiman masyarakat meluap mengalir ke jembatan dan mengikis tanah.
Diberitakan sebelumnya, putusnya akses jalan utama itu berdampak aktivitas warga sangat terganggu.
Amblasnya badan jalan aspal milik Dinas PUPR Provinsi Sumut itu terjadi akibat curah hujan yang terjadi dalam sepekan terakhir. Jalan yang nyaris putus total itu saat ini hanya bisa dilalui dengan hati-hati oleh pengendara sepeda motor.
Menurut Mberngap Ginting, warga Desa Tiga Juhar, putusnya akses jalan penghubung STM Hulu ke Kecamatan Deli Tua itu sangat menyulitkan dan merugikan masyarakat.
"Aktivitas ekonomi lumpuh, masyarakat tidak bisa jual hasil pertaniannya akibat jalan putus, sawit, sayuran dan lainnya tak bisa lewat mobil dan truk hanya bisa sepeda motor, itupun harus ekstra hati-hati," jelasnya.
Warga berharap pemerintah terkait segera melakukan perbaikan jalan putus itu agar aktivitas masyarakat kembali normal.
Terkait masalah ini, Wakil Bupati Deli Serdang Lom Lom Suwondo mengatakan pihaknya akan segera melakukan koordinasi dengan dinas terkait untuk dilakukan perbaikan.
"Kita akan koordinasikan dengan dinas terkait," bilang Lom Lom. (hm25)


































