Tuesday, September 15, 2026
home_banner_first
SUMUT

Pemkab Asahan Tanggung Seluruh Biaya Perobatan Pelajar Diduga Keracunan MBG

Mistar.idSelasa, 15 September 2026 pukul 13.13 WIB
pemkab_asahan_tanggung_seluruh_biaya_perobatan_pelajar_diduga_keracunan_mbg

Wabup Asahan, Rianto saat mengunjungi anak-anak yang diduga mengalami keracunan di RSUD HAMS Kisaran. (foto: perdana/mistar)

news_banner

Asahan, MISTAR.ID - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Asahan menanggung biaya perobatan puluhan siswa-siswi MTS Negeri 2 Kisaran yang mengeluhkan sakit diduga keracunan usai mengkonsumsi MBG. Para korban saat ini tengah dirawat di dua rumah sakit di Kisaran.

Kepastian ini disampaikan Wakil Bupati Asahan, Rianto saat membesuk para pelajar ini di rumah sakit umum Haji Abdul Manan Simatupang (HAMS) Kisaran, Selasa (15/9/2026).

“Tadi sudah didatangi satu per satu ruangan tempat anak-anak ini dirawat. Alhamdulillah kondisinya semuanya semakin membaik, bahkan ada beberapa orang yang infusnya sudah dicabut. Seluruh biaya perobatan akan ditanggung oleh Pemerintah Kabupaten Asahan,” kata Rianto.

Ia mengatakan, makanan yang disantap anak-anak pada Senin 14 September 2026 terbukti kurang steril sehingga menimbulkan gejalan sakit perut dan itu tidak seluruh siswa yang mengalaminya.

“Saat ini ada 22 orang yang dirawat. Di Rumah Sakit Umum Haji Abdul Manan Simatupang ada 19 orang dan di rumah sakit Wira Husada ada 3 orang,” ujarnya .

Rianto yang juga menjabat sebagai Kepala Satgas program MBG di Asahan akan terus berupaya memastikan program ini berjalan dengan baik dan saat ini sudah ada 81 dapur yang aktif di Asahan. Dengan kejadian ini, pihaknya berharap kerja sama dengan mitra, dapur dan pengelola harus lebih baik lagi.

“Tadi sempat saya tanya-tanya ke anak-anak teman mereka satu kelas ini mereka tidak kena semuanya. Mungkin setiap tubuh punya ketahanan masing-masing. Namun apapun ceritanya ini tetap dievaluasi agar makanan yang masuk itu tetap sehat, layak, higienis untuk dikonsumsi,” ucapnya.



BERITA TERPOPULER

BERITA PILIHAN