Kendalikan Inflasi, Pemkab Labuhanbatu Gelar Pasar Murah

Warga Labuhanbatu saat berbelanja di Pasar Murah. (Foto: Yazis/Mistar)
Labuhanbatu, MISTAR.ID - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Labuhanbatu menggelar pasar murah sebagai langkah strategis menjaga stabilitas harga sekaligus mengendalikan laju inflasi di daerah.
Kegiatan tersebut dilakukan di Toko Olif, yang terletak di Pasar Glugur sebagai bentuk intervensi pemerintah untuk menjaga stabilitas harga dan membantu masyarakat memperoleh kebutuhan pokok dengan harga terjangkau.
“Kegiatan pasar murah ini menjadi bagian dari strategi Pemkab Labuhanbatu dalam menjaga daya beli masyarakat, khususnya di tengah perubahan harga sejumlah komoditas kebutuhan pokok,” ujar Pj. Sekdakab Labuhanbatu Abdi Jaya Pohan, Senin (14/9/2026).
Melalui pasar murah, masyarakat dapat memperoleh berbagai kebutuhan pokok dengan harga yang lebih terjangkau dibandingkan harga pasar. Kehadiran kegiatan ini diharapkan mampu memberikan manfaat langsung bagi masyarakat sekaligus membantu menekan tekanan inflasi di Kabupaten Labuhanbatu.
Pemkab Labuhanbatu juga terus berkoordinasi dengan berbagai pihak dalam memantau perkembangan harga dan ketersediaan bahan kebutuhan pokok. Langkah tersebut penting dilakukan agar pasokan tetap terjaga dan gejolak harga dapat diantisipasi sedini mungkin, sebut Pj. Sekda.
Abdi menegaskan pengendalian inflasi merupakan tanggung jawab bersama. Karena itu, sinergi antara pemerintah, pelaku usaha, distributor, dan masyarakat terus diperkuat untuk menciptakan stabilitas harga dan menjaga perekonomian daerah.
“Pasar murah ini merupakan salah satu bentuk kehadiran pemerintah di tengah masyarakat. Kita berharap masyarakat dapat terbantu mendapatkan kebutuhan pokok dengan harga yang terjangkau, sekaligus menjadi bagian dari upaya bersama dalam mengendalikan inflasi,” ujarnya.
Pemkab Labuhanbatu berkomitmen untuk terus melakukan langkah-langkah strategis dan responsif dalam menghadapi dinamika harga pangan, sehingga stabilitas ekonomi daerah dan kesejahteraan masyarakat tetap terjaga.
Sementara itu, Analis Yunior BI Cabang Siantar, Jansen David Sipayung, mengatakan pada periode lalu para pembeli akan mendapatkan diskon ayam 1/2 kg apabila berbelanja di atas Rp60.000. Namun, pada kesempatan kali ini, bagi pembeli di atas Rp60.000 akan memperoleh diskon harga daging ayam.
Menurut Jansen, jika di pasaran masyarakat membeli daging ayam seharga Rp46.000-Rp48.000, maka di Toko Olif bisa didapatkan dengan harga Rp38.000.
“Tujuannya agar para pedagang bisa mengikuti harga kita, dan harga pun bisa stabil kembali normal,” ujarnya. (hm25)








































