Kapal Nelayan Tersambar Petir di Tengah Laut, Syaiful Alami Luka Bakar

Syaiful, korban luka bakar saat melaut akibat sambaran petir terbaring di rumah saudaranya. (foto:dokumen Pemdes Suka Jaya/Mistar)
Batu Bara, MISTAR.ID (14/9/2026) - Seorang nelayan, Syaiful, 36 tahun, berdomisili di Desa Suka Jaya, Kecamatan Tanjung Tiram, mengalami luka bakar akibat kapalnya tersambar petir, Minggu (13/9/2026).
Korban Syaiful menjelaskan, saat itu dirinya bersama adiknya, Romi, tengah melaut. Syaiful mencoba memperbaiki jaring ikan yang koyak di tengah kondisi hujan lebat.
"Tiba-tiba petir menyambar dan percikan api menyasar kakiku hingga membuat jaring yang sedang diperbaiki terlempar ke lantai kapal," terang Syaiful.
Dengan terseok-seok dan kaki kebas, korban berlindung dengan masuk ke rumah kapal.
Nahas, begitu tiba di rumah kapal, petir malah menyambar rumah kapal. Akibatnya, rumah kapal terbakar dan mengalami kerusakan cukup parah.
Korban yang berada di dalam rumah kapal juga terkena imbas dan mengalami luka bakar pada bagian kaki, tangan, dan badannya.
Melihat kondisi korban, Romi meminta pertolongan kepada nelayan lainnya yang juga tengah melaut.
Keduanya kemudian ditolong nelayan dan dibawa ke daratan untuk mendapatkan pengobatan.
Namun, usai mendapat perawatan di Puskesmas Tanjung Tiram, korban memilih berobat jalan dan tetap tinggal di rumah saudaranya.
Peristiwa tersebut dibenarkan Kepala Desa Suka Jaya, Fahrul Rozi. "Benar, korban yang sebenarnya warga Desa Bagan Dalam, namun tinggal di rumah saudaranya di Desa Suka Jaya, telah mengalami luka bakar akibat peristiwa tersambar petir yang terjadi pada Minggu, 13 September, di tengah laut," ujar Fahrul, Senin (14/9/2026).
Ia mengatakan, Pemerintah Desa Suka Jaya telah memberikan bantuan dan penghiburan untuk meringankan beban korban. (hm27)
BERITA TERPOPULER
BERITA TERPOPULER









































