Bocah 12 Tahun di Pakpak Bharat Tewas Diduga Tersambar Petir Saat Main HP Sambil Dicharge

Jenazah bocah 12 tahun Muliadi Berutu korban disambar petir STTU Julu Pakpak Bharat.(Foto: Medsos/Mistar)
Pakpak Bharat, MISTAR.ID
Muliadi Berutu, bocah berusia 12 tahun, dikabarkan meninggal dunia setelah diduga tersambar petir saat bermain handphone sambil di-charge di dalam rumahnya di Dusun Maneas, Desa Ulumerah, Kecamatan Sitellu Tali Urang (STTU) Julu, Kabupaten Pakpak Bharat.
Peristiwa tersebut dibenarkan oleh Camat STTU Julu, Ucok Benget Berutu, saat dikonfirmasi Mistar melalui telepon, Jumat (24/4/2026).
“Sesuai informasi yang kami himpun, kejadian terjadi sekitar pukul 20.30 WIB, Kamis (23/4/2026). Saat itu korban sedang bermain handphone sambil di-charge di dapur rumah. Tiba-tiba terdengar suara petir yang sangat keras dan diduga menyambar korban, kemudian listrik langsung padam,” ujar Ucok.
Ia menambahkan, korban sempat berteriak dan berlari ke teras rumah sambil mengatakan, “Aku kena petir.” Mendengar teriakan tersebut, abang korban, Dikteh Berutu, keluar dari kamar dan mendapati adiknya sudah dalam kondisi pingsan tergeletak.
Warga sekitar yang mengetahui kejadian itu sempat memberikan pertolongan dengan cara menggunakan tanah lumpur, namun nyawa korban tidak dapat diselamatkan.
Ucok menjelaskan, korban diketahui masih duduk di bangku kelas VI SD. Saat kejadian berlangsung, ibu korban sedang berada di rumah tetangga.
Atas peristiwa tersebut, Camat Ucok Benget Berutu telah mengeluarkan imbauan kepada masyarakat melalui surat edaran agar tidak menggunakan handphone sambil di-charge, terutama saat terjadi hujan disertai petir.
BERITA TERPOPULER


















