Tuesday, July 28, 2026
home_banner_first
SUMUT

60 Pelaku Usaha Pariwisata di Toba Ikuti Pelatihan Tentang Hospitality

Mistar.idSelasa, 28 Juli 2026 pukul 14.12 WIB
60_pelaku_usaha_pariwisata_di_toba_ikuti_pelatihan_tentang_hospitality

Pelaku usaha pariwisata di Kabupaten Toba mengikuti pelatihan hospitality. (Foto: Nimrot/Mistar)

news_banner

Toba, MISTAR.ID - Sebanyak 60 pelaku usaha pariwisata di Kabupaten Toba mengikuti pelatihan perilaku keramahtamahan (hospitality) dalam upaya meningkatkan kunjungan wisata ke berbagai objek wisata di daerah tersebut.

Kegiatan yang berlangsung selama tiga hari, mulai Selasa hingga Kamis (28-30/7/2026), merupakan kolaborasi Program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) PT Aviasi Pariwisata Indonesia (InJourney) bersama PT Angkasa Pura Indonesia dan Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Kabupaten Toba dalam program InJourney Hospitality House.

Sekretaris Disbudpar Toba, Tumpal Panjaitan, mengatakan selama tiga hari pelatihan, seluruh peserta diharapkan dapat mengimplementasikan ilmu yang diperoleh di lapangan sehingga mampu memberikan pelayanan terbaik kepada wisatawan yang berkunjung ke Kabupaten Toba.

"Sehingga dampaknya mampu mendukung terwujudnya destinasi pariwisata yang berdaya saing dan berkelas dunia, baik dalam pelayanan maupun keindahan alam di setiap objek wisata yang ada di kabupaten ini," ujar Tumpal, Selasa (28/7/2026).

Asisten II Pemerintah Kabupaten Toba, Jonni Lubis, mengatakan setiap wisatawan membutuhkan pelayanan yang ramah dan sopan agar memperoleh pengalaman yang positif. Menurutnya, hal itu dapat menjadi daya tarik yang mendorong wisatawan kembali berkunjung, bahkan menjadi media promosi bagi pariwisata Toba.

"Untuk itu, marilah kita serius mengikuti dan memahami pelatihan ini, mengingat pentingnya keramahtamahan (hospitality) bagi setiap pelaku usaha pariwisata di kabupaten ini," ucap Jonni.

Sementara itu, Business Support Department InJourney, Melarini Pakpahan, mengatakan kegiatan tersebut dilaksanakan untuk memberikan pelatihan hospitality kepada masyarakat di Kabupaten Toba, khususnya mereka yang berada di garda terdepan sektor pariwisata atau objek wisata, sehingga semakin siap dalam menyambut setiap pengunjung.

"Sehingga mampu menghadirkan keramahtamahan khas Indonesia untuk dunia serta meningkatkan kunjungan wisata, yang pada akhirnya secara berkelanjutan mampu meningkatkan perekonomian masyarakat melalui sektor pariwisata," ucap Melarini. (hm25)




BERITA TERPOPULER

BERITA PILIHAN