Wednesday, August 12, 2026
home_banner_first
SIANTAR SIMALUNGUN

Parapat Mulai Dibenahi, Pemkab Simalungun Siapkan Rp2,2 Miliar untuk Rekonstruksi Jalan

Mistar.idRabu, 12 Agustus 2026 pukul 14.16 WIB
parapat_mulai_dibenahi_pemkab_simalungun_siapkan_rp22_miliar_untuk_rekonstruksi_jalan

Bupati Simalungun, Anton Achmad Saragih saat berkunjung ke Parapat, Kecamatan Girsang Sipangan Bolon. (Foto: Diskominfo/Mistar)

news_banner

Simalungun, MISTAR.ID – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Simalungun mulai membenahi infrastruktur dasar di Parapat, Kecamatan Girsang Sipangan Bolon, salah satu kawasan wisata utama di tepian Danau Toba.

Salah satu pekerjaan dengan anggaran terbesar adalah rekonstruksi Jalan Talun Sungkit–Bukit Barisan sepanjang 1.100 meter yang dialokasikan Rp2,2 miliar.

Selain ruas tersebut, sejumlah jalan lingkungan di Parapat juga masuk dalam rencana penanganan. Jalan Lingkungan III sepanjang 127 meter mendapat anggaran Rp450 juta.

Dua ruas jalan dari Huta Borno menuju Terminal Sosor Saba, masing-masing sepanjang 128 meter dan 107 meter, dialokasikan anggaran Rp200 juta untuk setiap ruas.

Pemkab Simalungun juga menyiapkan Rp200 juta untuk penanganan Jalan Gang Bahagia di Lingkungan I sepanjang 97 meter.

Penataan kawasan tidak hanya menyasar akses jalan. Pemerintah daerah telah menyelesaikan pengadaan satu unit pompa di RTP Pantai Bebas Parapat dengan nilai Rp17,6 juta.

Di sektor pertanian, pembangunan dan rehabilitasi Jalan Usaha Tani sepanjang 150 meter direncanakan dengan anggaran Rp197,25 juta.

Sementara itu, jaringan irigasi sepanjang 245 meter di Kelurahan Girsang dan Nagori Sipangan Bolon juga akan direhabilitasi. Masing-masing pekerjaan mendapat alokasi Rp196 juta.

Anton mengatakan akses jalan dan fasilitas pendukung harus dibenahi jika Parapat ingin kembali menjadi tujuan wisata yang semakin ramai.

"Parapat memiliki potensi pariwisata yang sangat besar dan telah dikenal hingga mancanegara. Diperlukan kolaborasi dan kreativitas bersama untuk menghadirkan berbagai program dan kegiatan guna meningkatkan daya tarik wisatawan," kata Anton.

Ia meminta masyarakat tidak hanya menjadi penonton dalam pengembangan pariwisata. Berbagai kegiatan yang bisa menarik wisatawan, menurutnya, perlu dirancang bersama sehingga dampaknya juga dirasakan pelaku usaha dan warga sekitar.

Pemerintah berharap geliat wisata berjalan beriringan dengan pertumbuhan ekonomi masyarakat.

Dalam kunjungan tersebut, Ketua TP PKK Simalungun Darmawati Anton Achmad Saragih juga meminta kader PKK dan Posyandu lebih aktif mendampingi masyarakat, terutama dalam persoalan kesehatan, pengasuhan anak dan ketahanan keluarga.

"Kekuatan pembangunan bermula dari keluarga yang sehat dan sejahtera," katanya.

Salah satu warga, Marhalan Silalahi, mengatakan pelayanan yang dibawa langsung ke tengah masyarakat cukup membantu.

“Kehadiran pemerintah sekaligus menunjukkan perhatian Pemkab terhadap Parapat.[]



BERITA TERPOPULER

BERITA PILIHAN