Korban Tembok Ambruk di Siantar Mulai Terima Bantuan, Perbaikan Masih Dikoordinasikan

Kapolsek Siantar Martoba serahkan bantuan kepada warga yang terdampak ambruknya tembok di Kelurahan Sukadamai, Kecamatan Siantar Martoba. (Foto: Humas Polres Siantar/Mistar)
Pematangsiantar, MISTAR.ID – Korban ambruknya tembok pembatas Pesantren Darussalam yang menimpa rumah kontrakan warga di Kelurahan Sukadamai, Kecamatan Siantar Martoba, mulai menerima bantuan, Jumat (1/8/2026).
Bantuan diberikan oleh Kapolsek Siantar Martoba AKP Martua Manik beserta jajaran. Polsek menyerahkan bantuan berupa beras, minyak goreng, gula, dan mi instan kepada salah seorang perwakilan korban, Hendra Surbakti.
Martua mengatakan bantuan tersebut merupakan bentuk kepedulian kepada warga yang terdampak musibah.
"Nilai bantuannya memang tidak besar, tapi kami betul-betul ingin menunjukkan empati dan kepedulian untuk warga yang lagi kena musibah. Semoga sedikit banyak bisa meringankan beban mereka," ujarnya kepada Mistar, Sabtu (1/8/2026).
Hendra Surbakti mengapresiasi perhatian yang diberikan jajaran Polsek Siantar Martoba kepada para korban.
"Kami sangat berterima kasih atas perhatian dan bantuan dari Pak Kapolsek dan tim. Ini sangat berarti buat kami. Mudah-mudahan seluruh personel diberi kesehatan dan perlindungan dalam tugasnya," ujarnya.
Peristiwa ambruknya tembok tersebut mengakibatkan dua orang menjalani perawatan di rumah sakit. Kemudian, dua korban lainnya telah dipulangkan dari rumah sakit dan untuk sementara tinggal di bangunan sekitar lokasi kejadian.
Sementara itu, proses pembangunan kembali tembok pembatas masih menunggu hasil koordinasi antara Kelurahan Sukadamai dengan pemilik lahan agar Pemerintah Kota Pematangsiantar.[]





















