Friday, September 11, 2026
home_banner_first
SIANTAR SIMALUNGUN

Jalan Pematangsiantar-Saribudolok Ditambal, Pengendara Minta Hasilnya Tahan Lama

Mistar.idJumat, 11 September 2026 pukul 16.13 WIB
jalan_pematangsiantarsaribudolok_ditambal_pengendara_minta_hasilnya_tahan_lama

Perbaikan aspal di ruas jalan Pematangsiantar-Saribudolok di Kecamatan Panei, Simalungun. (Foto: Indra/Mistar)

news_banner

Simalungun, MISTAR.ID - Perbaikan tambal sulam di ruas jalan Pematangsiantar-Saribudolok, Kecamatan Panei, Kabupaten Simalungun, mulai dirasakan manfaatnya oleh pengguna jalan. Namun, pekerjaan yang masih berlangsung membuat pengendara harus lebih waspada.

Material batu yang berada di badan jalan serta permukaan yang belum rata menjadi perhatian pengendara, khususnya pengguna sepeda motor.

Seorang pengendara roda dua yang juga ASN Pemkab Simalungun, bermarga Samosir, mengatakan kondisi jalan sebelum diperbaiki memang sudah cukup banyak yang rusak.

"Perbaikan tambal sulam seperti ini memang sangat membantu, apalagi sebelumnya kondisi jalan cukup banyak yang rusak," katanya, Jumat (11/9/2026).

Meski begitu, ia meminta pengerjaan tidak mengabaikan keselamatan pengguna jalan. Menurutnya, kondisi jalan yang belum sepenuhnya rapi cukup menyulitkan pengendara.

"Harus lebih hati-hati memang, banyak material batu dan bagian jalan yang belum rata. Kalau tidak hati-hati bisa terpeleset, apalagi saat hujan," ujarnya.

Ia berharap perbaikan tidak hanya terlihat bagus setelah selesai dikerjakan, tetapi juga memiliki daya tahan yang lama.

"Harapannya tambal sulam ini dikerjakan dengan baik dan tidak hanya bertahan sebentar. Kalau sudah selesai, tentu kami berharap jalan kembali nyaman dan aman dilalui," katanya.

Hal yang sama dirasakan Daniel Sinaga, pengemudi angkutan desa jurusan Pematangsiantar-Pematang Raya. Ia mengatakan pekerjaan di sejumlah titik membuat kendaraan harus mengurangi kecepatan.

Daniel berharap pekerjaan segera diselesaikan. Ia juga meminta material yang digunakan tidak terlalu lama dibiarkan di badan jalan.

"Yang paling penting, hasil perbaikannya kuat dan jalan tidak cepat rusak kembali," katanya.

Warga Panei Tongah bermarga Sitanggang juga menyambut baik perbaikan tersebut. Menurutnya, kerusakan jalan sudah cukup mengganggu aktivitas warga.

"Kami bersyukur ada perbaikan tambal sulam karena kondisi jalan memang sudah banyak yang rusak. Tetapi selama pengerjaan, debu dan batu-batu material cukup mengganggu warga serta pengendara," katanya.

Ia berharap pekerjaan tidak berlarut-larut dan hasilnya bisa bertahan lama.

"Jangan sampai baru beberapa bulan diperbaiki, jalan kembali berlubang," ujarnya.

Para pengguna jalan berharap perbaikan ruas Pematangsiantar-Saribudolok, khususnya di wilayah Panei, tidak sebatas menutup lubang yang terlihat. Selama pengerjaan berlangsung, mereka juga meminta material dan bagian jalan yang belum rata segera ditangani agar tidak membahayakan pengendara.

Sebelumnya, Bupati Simalungun Anton Achmad Saragih menyebut perbaikan peningkatan struktur jalan jurusan Pematangsiantar-Pematang Raya merupakan kewenangan Pemerintah Provinsi Sumatera Utara. Pekerjaan dilakukan sepanjang 2,2 kilometer dengan anggaran Rp13,2 miliar. (hm25)




BERITA TERPOPULER

BERITA PILIHAN