Thursday, July 30, 2026
home_banner_first
SAHABAT PENDIDIKAN

Universitas Al-Azhar Medan Lepas 601 Mahasiswa KKN ke 38 Desa di Tiga Kabupaten

Mistar.idKamis, 30 Juli 2026 pukul 16.57 WIB
universitas_alazhar_medan_lepas_601_mahasiswa_kkn_ke_38_desa_di_tiga_kabupaten

Rektor bersama ratusan mahasiswa Universitas Al-Azhar Medan berfoto bersama usai pelepasan peserta KKN 2026. (Foto: Susan/Mistar)

news_banner

Medan, MISTAR.ID – Rektor Universitas Al-Azhar Medan, Assoc. Prof. Mawardi S melepas sebanyak 601 mahasiswa Universitas Al-Azhar Medan untuk mengikuti Kuliah Kerja Nyata (KKN) 2026, dalam mengawali pengabdian mahasiswa di 38 desa yang tersebar di Kabupaten Batu Bara, Deli Serdang, dan Langkat.

Mawardi menekankan KKN merupakan wadah bagi mahasiswa untuk mengimplementasikan ilmu yang diperoleh selama enam semester perkuliahan. Ia mengingatkan seluruh mahasiswa menjaga nama baik almamater, keluarga, dan diri sendiri dengan menjunjung tinggi etika serta norma yang berlaku di tengah masyarakat.

"Jadi nanti, bendera kalian di masyarakat adalah Al-Azhar. Sebagaimana Nabi pernah berpesan, Utlubul ilma minal mahdi ilal lahdi. Tuntutlah ilmu dari buaian sampai liang lahat," ujarnya, Kamis (30/7/2026).

Menurutnya, selama berada di lokasi KKN, mahasiswa akan memperoleh pengalaman berharga, mulai dari kehidupan sosial kemasyarakatan, psikologi masyarakat, budaya, kesehatan, hingga adat istiadat setempat.

"Menuntut ilmu itu wajib bagi setiap muslim, laki-laki maupun perempuan. Saya rasa di agama lain pun demikian. Karena itu, ikuti aturan yang berlaku di masyarakat dan jangan bertindak sembarangan," katanya.

Mawardi berharap selama satu bulan menjalani KKN, mahasiswa mampu membawa pulang berbagai pengalaman dan catatan penting yang dapat menjadi bekal di masa depan, termasuk membagikan berbagai kegiatan positif melalui media sosial.

"Setelah KKN, kami berharap mahasiswa memperoleh pengalaman sosial yang berharga. Mereka belajar tentang kedisiplinan, kedewasaan, teknologi, dan berbagai ilmu yang nantinya dapat diterapkan di dunia kerja maupun kehidupan bermasyarakat," tuturnya.

Sementara itu, Ketua Panitia KKN Universitas Al-Azhar Medan 2026, Ir. Ahmad Sofian, mengatakan komunikasi yang baik antara mahasiswa dan pemerintah desa akan menjadi faktor penting dalam kelancaran pelaksanaan KKN.

"Kami yakin mahasiswa telah mendapatkan bekal dari perkuliahan maupun pembekalan sebelum turun ke lapangan. Ditambah pengalaman mereka di organisasi dan lingkungan masyarakat, itu akan sangat membantu pelaksanaan KKN," ujarnya.

Pelepasan tersebut disambut antusias para mahasiswa yang dijadwalkan berangkat pada awal Agustus 2026.

Mahasiswa Program Studi Agroteknologi semester VI, Ismail Anwar Rambe (22), yang akan menjalani KKN di Desa Tanjung Kuba, Kabupaten Batu Bara, mengaku bangga dapat mengabdikan diri kepada masyarakat.

"Perasaannya luar biasa. Bercampur haru, senang, dan bangga. Pastinya saya sangat semangat untuk mengabdikan diri di desa," katanya.

Ia berharap program kerja yang disusun bersama tim dapat memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.

Hal senada disampaikan Muftiana Azhari, mahasiswa semester VI Program Studi Manajemen yang ditempatkan di Desa Paya Perupuk, Kecamatan Tanjung Pura, Kabupaten Langkat. Ia mengaku telah mempersiapkan diri untuk berbaur dengan masyarakat dan menjalankan berbagai program yang telah dirancang.

"Kami akan mengadakan program mengaji setiap sore, membuka les belajar, dan membantu memperluas cakupan pemasaran UMKM di desa," ujarnya.



BERITA TERPOPULER

BERITA PILIHAN