Sunday, June 21, 2026
home_banner_first
SAHABAT PENDIDIKAN

24 Mahasiswa UGM Jalani KKN-PPM Perdana di Asahan Selama 50 Hari ke Depan

Mistar.idMinggu, 21 Juni 2026 pukul 20.12 WIB
journalist-avatar-top
PR
24_mahasiswa_ugm_jalani_kknppm_perdana_di_asahan_selama_50_hari_ke_depan_

Pemkab Asahan menerima kedatangan KKN Mahasiswa UGM. (foto: istimewa/mistar)

news_banner

Asahan, MISTAR.ID

Sebanyak 24 mahasiswa Universitas Gadjah Mada (UGM) Yogyakarta akan melaksanakan program Kuliah Kerja Nyata-Pengabdian dan Pemberdayaan Masyarakat (KKN-PPM) di Kabupaten Asahan selama 50 hari ke depan. Kehadiran para mahasiswa tersebut disambut langsung oleh Wakil Bupati Asahan, Rianto, Minggu (21/6/2026).

Program KKN-PPM UGM untuk pertama kalinya dilaksanakan di Kabupaten Asahan ini diharapkan dapat memberikan kontribusi nyata bagi masyarakat sekaligus menjadi sarana pembelajaran bagi mahasiswa dalam mengaplikasikan ilmu yang diperoleh di bangku kuliah.

Dosen Pembimbing Lapangan UGM, Dr Djaka Marwasta, menyampaikan apresiasi kepada Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Asahan yang telah menerima dan mendukung pelaksanaan program tersebut.

Ia menjelaskan, sebanyak 24 mahasiswa yang terdiri dari sembilan laki-laki dan 15 perempuan akan ditempatkan di tiga desa, yakni Desa Tangga, Desa Aek Songsongan, dan Desa Perkebunan Bandar Pulau.

"Kami mengucapkan terima kasih kepada Pemerintah Kabupaten Asahan yang telah memberikan kesempatan kepada mahasiswa UGM untuk melaksanakan KKN-PPM di daerah ini. Ini merupakan program KKN pertama UGM di Kabupaten Asahan dan menjadi momentum penting untuk membangun kerja sama yang baik dengan pemerintah daerah serta masyarakat," ujarnya.

Djaka berharap para mahasiswa dapat memperoleh pengalaman berharga selama berada di tengah masyarakat, sekaligus mampu memberikan manfaat melalui berbagai program pemberdayaan yang akan dijalankan.

Sementara itu, Koordinator Mahasiswa KKN-PPM UGM, Ridwan Maulana, mengaku antusias menjalankan pengabdian di Kabupaten Asahan. Ia menyebut seluruh peserta telah mempersiapkan diri untuk berkolaborasi dengan masyarakat dalam menjalankan berbagai program yang telah dirancang.

"Kami merasa bangga dan senang dapat mengabdi di Kabupaten Asahan. Kami berharap mendapat bimbingan dan dukungan dari pemerintah daerah maupun masyarakat agar program yang kami laksanakan dapat berjalan dengan baik dan memberikan manfaat bagi warga," kata Ridwan.

Wakil Bupati Asahan Rianto menyambut baik kehadiran para mahasiswa UGM. Menurutnya, program KKN merupakan bagian penting dari pelaksanaan Tri Dharma Perguruan Tinggi, khususnya dalam bidang pengabdian kepada masyarakat.

Ia berharap para mahasiswa tidak hanya menjalankan tugas akademik, tetapi juga mampu membangun hubungan yang baik dengan masyarakat serta memahami berbagai persoalan yang dihadapi warga di lapangan.

"Kami berharap adik-adik mahasiswa dapat berbagi ilmu, pengalaman, dan inovasi yang dimiliki kepada masyarakat. Di sisi lain, mahasiswa juga dapat belajar langsung dari kehidupan masyarakat serta menggali potensi yang dimiliki desa untuk mendukung pembangunan daerah," ujar Rianto.

Wakil Bupati juga mengingatkan agar seluruh mahasiswa senantiasa menghormati adat istiadat, budaya, serta norma yang berlaku selama berada di lokasi penugasan. Selain itu, mereka diminta menjaga nama baik almamater dan menjalin koordinasi yang baik dengan pemerintah desa maupun masyarakat setempat.

Melalui program ini, Pemerintah Kabupaten Asahan berharap sinergi antara dunia pendidikan dan masyarakat dapat semakin kuat, sekaligus menghadirkan berbagai inovasi yang mampu mendukung pembangunan dan pemberdayaan masyarakat di tingkat desa.

BERITA TERPOPULER

BERITA PILIHAN