Siswa SDN 068008 Medan Terbitkan Buku Antologi ‘Menjaga Bumi Tak Hanya Sehari’

Siswa dan guru berfoto bersama dalam peluncuran buku antologi. (Foto: Dok SDN 068008 Medan/Mistar)
Medan, MISTAR.ID – UPT SD Negeri 068008 Medan meluncurkan buku antologi murid dengan judul ‘Menjaga Bumi Tak Hanya Sehari’ di halaman sekolah yang beralamat di Jalan Damar, Simalingkar A, Kecamatan Pancur Batu, Kamis (30/7/2026).
Buku karya Mahniar Sinaga dan Generasi Emas Bangsa ini merupakan refleksi murid tentang pengalaman belajar pendidikan iklim. Melalui tulisan-tulisan di dalamnya, siswa diajak memahami persoalan lingkungan, merefleksikan apa yang sudah dipelajari di kelas, dan menunjukkan kepedulian terhadap bumi yang dapat diterapkan sehari-hari.
Peluncuran buku ditandai dengan penyerahan cover buku dari seorang siswa, Gilang Pradipta kepada Kepala UPT SDN 068008 Medan, Tukiman.
“Ini merupakan salah satu upaya sekolah dalam memberikan ruang bagi para siswa untuk menuangkan pengalaman, pemikiran dan refleksi mereka lewat karya tulis ini,” kata Tukiman.
Ia menyebutkan, peluncuran buku menjadi simbol karya siswa yang sangat diterima dan dihargai di lingkungan sekolah. Ia berharap, karya ini menjadi motivasi besar bagi peserta didik lainnya agar lebih berani berinovasi dan berkarya.
“Semoga buku ini bisa menjadi pemantik bagi murid lainnya untuk berkarya dan meningkatkan budaya membaca di sekolah maupun di rumah,” tutur Tukiman.
Lewat buku ini, lanjut Tukiman, para siswa mengabarkan pesan tentang pentingnya menjaga bumi setiap harinya dan menyuarakan isi hati anak-anak untuk masa depan bumi yang lebih layak.
Sementara itu, Mahniar yang juga guru di sekolah tersebut menjelaskan buku tersebut menjadi bukti bahwa proses belajar dapat bertransformasi menjadi karya tulis yang bisa dipublikasikan dan menginspirasi orang lain.
“Refleksi murid tentang iklim pendidikan yang terdokumentasi dalam antologi ini juga menampilkan bahwa kepedulian terhadap lingkungan dapat ditanamkan melalui pengalaman belajar yang dekat dengan kehidupan mereka,” ujar Mahniar.
Kepedulian terhadap lingkungan dapat tumbuh menjadi sebuah kebiasaan dan berawal dari hal-hal sederhana yang dilakukan di rumah, sekolah, hingga lingkungan sekitar.[]
PREVIOUS ARTICLE
Kesalahan Sepele yang Buat Beasiswa LPDP Kamu Gagal Lolos


















