20 Sekolah di Binjai Alami Kerusakan Akibat Bencana Banjir, Ini Penjelasan Plt Kadisdik

Suasana belajar di Sekolah Dasar Negeri (SDN) terdampak banjir di Binjai sudah normal kembali. (Foto: Bayu/Mistar)
Binjai, MISTAR.ID
Sebanyak 20 sekolah di Kota Binjai tercatat mengalami kerusakan akibat bencana banjir yang terjadi pada akhir tahun 2025 lalu. Hal tersebut disampaikan Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Pendidikan (Kadisdik) Kota Binjai, Sofyan Siregar, Senin (19/1/2026) siang.
Sofyan mengatakan, puluhan sekolah tersebut terdiri dari jenjang PAUD, TK, SD hingga SMP yang tersebar di sejumlah kecamatan di Kota Binjai.
“Kami sudah melaporkan ke pihak kementerian sesuai arahan Bapak Wali Kota Binjai. Total ada 20 sekolah di Binjai yang terdampak banjir,” kata Sofyan saat dikonfirmasi, Senin (19/1/2026) siang.
Ia menjelaskan, laporan tersebut disusun menindaklanjuti instruksi dari Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) terkait pendataan bangunan pemerintah, termasuk sekolah dan rumah penduduk, yang mengalami kerusakan akibat bencana banjir.
“Dari 20 sekolah yang terdampak, tidak ada yang mengalami kerusakan berat. Semuanya hanya rusak ringan. Adapun yang banyak rusak itu fasilitas sekolah seperti mobiler, barang-barang elektronik, buku pelajaran, dan smartboard,” ujarnya.
Menurut Sofyan, pasca banjir proses belajar mengajar kini sudah sepenuhnya pulih, meskipun ada beberapa sekolah yang mengalami kerusakan fasilitas. Pasalnya, ketinggian air banjir setinggi dua meter yang sempat melanda selama beberapa hari telah surut, sehingga aktivitas belajar kembali berjalan normal.
“Pasca banjir, proses belajar mengajar tidak terganggu karena air cepat surut,” katanya.
Selain itu, Dinas Pendidikan Kota Binjai juga telah menyalurkan bantuan dari pemerintah kepada para guru yang sekolahnya terdampak banjir.
“Kami sudah menyalurkan bantuan berupa uang tali asih senilai Rp1,5 juta kepada guru-guru yang sekolahnya terdampak banjir,” ucap Sofyan.
Sofyan menambahkan, dampak banjir di Kota Binjai jauh lebih ringan jika dibandingkan dengan daerah lain di Sumatera Utara yang mengalami bencana banjir cukup parah, seperti Kabupaten Langkat dan Tapanuli Tengah.
“Kerusakan memang ada, seperti meja, kursi belajar, serta peralatan elektronik sekolah yang sempat terendam banjir. Namun kondisinya hanya rusak ringan dan tidak sampai rusak berat,” sebutnya.
Adapun sekolah-sekolah yang tercatat mengalami kerusakan ringan akibat banjir tersebut antara lain TK Husnul Husna dan TK Berngam Kids di Kelurahan Berngam.
Selanjutnya SDN 024766 di Kelurahan Setia, SDN 0026559 di Kelurahan Payaroba, TK Alfitiyah di Payaroba, SDN 028229 di Payaroba, PAUD Amal Anur di Payaroba, serta TK IT Nurul Hafizh Almuawarah di Kelurahan Cengkehturi.
Kemudian SDN 024766 di Binjai Kota, SDN 024768 di Binjai Barat, SDN 023902, SDN 023905, dan SDN 024775 di Binjai Utara. TK Asyura di Binjai Timur, TK Wina di Binjai Utara, SD Teladan Binjai di Binjai Kota, SDN 024764, SDN 023910 di Binjai Kota, serta SMP Negeri 10 di Binjai Barat. (hm25)




















