Putri Kusuma Wardani Lolos ke 16 Besar China Open 2026, Tantang Pemenang Busanan vs Devika

Ilustrasi, Putri Kusuma Wardani Lolos ke 16 Besar China Open 2026. (foto:chinaopen/wikipedia/mistar)
Pematangsiantar, MISTAR.ID, (21/7/2026) – Tunggal putri Indonesia, Putri Kusuma Wardani, mengawali langkahnya di China Open 2026 dengan hasil positif. Bermain di babak 32 besar turnamen BWF World Tour Super 1000, Putri berhasil mengalahkan wakil tuan rumah, Han Qianxi, dalam dua gim langsung.
Kemenangan tersebut menjadi kabar baik bagi Indonesia sekaligus memastikan langkah Putri ke babak 16 besar. Hasil ini juga memperpanjang tren positifnya di level turnamen elite dunia, setelah dalam dua musim terakhir tampil semakin konsisten bersaing dengan para pemain papan atas.
Putri Kusuma Wardani Tampil Solid di Babak Pertama
Menghadapi Han Qianxi yang mendapat dukungan publik tuan rumah, Putri tampil tenang sejak awal pertandingan. Ia mampu mengontrol jalannya laga dan menutup pertandingan dengan kemenangan 21-16, 21-16.
Meski skor terlihat meyakinkan, pertandingan tidak berjalan mudah. Han sempat meningkatkan tempo permainan pada gim kedua, namun Putri mampu menjaga fokus hingga memastikan kemenangan tanpa kehilangan satu gim pun.
Keberhasilan ini menjadi modal penting bagi Putri untuk menghadapi pertandingan berikutnya di turnamen bergengsi tersebut.
Putri Akui Harus Beradaptasi dengan Kondisi Lapangan
Usai pertandingan, Putri mengungkapkan rasa syukurnya dapat melewati laga pembuka tanpa mengalami kendala berarti.
"Alhamdulillah bisa menang dan tidak ada cedera apa pun untuk hari ini." ujarnya, dikutip dari situs PBSI, Selasa (21/7/2026).
Ia menjelaskan bahwa kondisi arena di Changzhou cukup berbeda dibandingkan turnamen sebelumnya. Menurutnya, faktor angin di lapangan membuat setiap pemain harus melakukan penyesuaian agar bisa tampil maksimal.
Putri juga menilai Han Qianxi menunjukkan perkembangan permainan, terutama dalam variasi pukulan depan dan perubahan tempo yang membuat pertandingan berjalan lebih kompetitif pada gim kedua.
Siapa Lawan Putri Kusuma Wardani Selanjutnya?
Berkat kemenangan atas Han Qianxi, Putri melaju ke babak 16 besar China Open 2026.
Di fase berikutnya, ia akan menghadapi pemenang pertandingan antara Busanan Ongbamrungphan (Thailand) dan Devika Sihag (India). Hingga pertandingan Putri berakhir, duel kedua pemain tersebut belum menghasilkan pemenang sehingga lawan Putri masih menunggu hasil laga tersebut.
Profil Singkat Putri Kusuma Wardani
Putri Kusuma Wardani merupakan salah satu andalan tunggal putri Indonesia yang lahir di Tangerang, Banten, pada 20 Juli 2002. Pebulu tangkis bertangan kanan ini menimba ilmu di klub Exist Jakarta sebelum berkembang menjadi salah satu pemain elite Indonesia.
Karier Putri mengalami peningkatan pesat dalam beberapa tahun terakhir. Berkat konsistensi penampilannya di berbagai turnamen internasional, ia berhasil menembus jajaran pemain papan atas dunia dan menjadi tumpuan Indonesia pada sektor tunggal putri.
Rekam Jejak Prestasi yang Terus Meningkat
Perjalanan karier Putri menunjukkan perkembangan yang konsisten dari level junior hingga senior. Sejumlah prestasi penting yang pernah diraihnya antara lain:
- Juara Orleans Masters 2022.
- Membantu Indonesia menjuarai Badminton Asia Team Championships 2022.
- Juara Korea Masters 2024.
- Meraih medali perunggu Kejuaraan Dunia BWF 2025.
- Lolos ke BWF World Tour Finals 2025.
- Pernah menembus peringkat enam dunia, yang menjadi pencapaian terbaik sepanjang kariernya.
Prestasi tersebut menegaskan bahwa Putri kini bukan lagi sekadar pemain pelapis, melainkan salah satu tunggal putri yang diperhitungkan dalam persaingan level Super 750 hingga Super 1000.
Konsistensi Jadi Kekuatan Utama Putri
Kemenangan atas Han Qianxi bukan hanya soal tiket ke babak berikutnya. Hasil ini kembali menunjukkan konsistensi Putri dalam menjaga performa di turnamen besar.
Dalam bulu tangkis modern, pemain yang rutin mencapai perempat final atau semifinal akan memperoleh akumulasi poin ranking yang signifikan. Putri kini berada pada fase tersebut, yakni mampu tampil stabil menghadapi lawan dengan berbagai karakter permainan.
Selain kemampuan teknis, kematangannya dalam membaca kondisi lapangan juga menjadi nilai tambah. Pernyataannya mengenai adaptasi terhadap arah angin menunjukkan bahwa ia semakin memahami detail-detail kecil yang kerap menentukan hasil pertandingan di level tertinggi.
Jika mampu mempertahankan performa seperti pada laga pembuka, peluang Putri untuk mencatatkan pencapaian terbaiknya di China Open 2026 tetap terbuka lebar.
(*/hm27)

























