Thursday, August 6, 2026
home_banner_first
OLAHRAGA

Preview FC Thun vs Vikingur Reykjavik: Masih Kuatkah Sihir Sang Juara Swiss?

Mistar.idKamis, 6 Agustus 2026 pukul 15.12 WIB
preview_fc_thun_vs_vikingur_reykjavik_masih_kuatkah_sihir_sang_juara_swiss

Preview FC Thun vs Vikingur Reykjavik: Masih Kuatkah Sihir Sang Juara Swiss?

news_banner

Medan, MISTAR.ID - Ketika FC Thun memastikan promosi ke kasta tertinggi sepak bola Swiss musim lalu, tidak banyak yang menyangka perjalanan mereka akan berakhir dengan mengangkat trofi juara. Namun, sepak bola selalu menyimpan ruang bagi kisah-kisah luar biasa.

Thun menulis dongeng indah dengan menjadi kampiun Swiss Super League 2025-26 pada musim pertama setelah kembali ke kompetisi elite. Sebuah pencapaian yang membuat mereka berubah dari tim promosi menjadi pusat perhatian.

Kini, setelah melewati euforia keberhasilan tersebut, Thun menghadapi tantangan terbesar: membuktikan bahwa gelar juara bukan sekadar keajaiban satu musim.

Babak baru perjalanan mereka akan dimulai ketika menjamu Vikingur Reykjavik pada leg pertama putaran ketiga kualifikasi Liga Europa di Visana Stadion, Jumat (7/8/2026) dini hari WIB.

Namun, langkah sang juara kejutan menuju panggung Eropa mulai menemui hambatan. Ambisi tampil di Liga Champions harus terkubur setelah mereka disingkirkan raksasa Kroasia Dinamo Zagreb melalui duel dua leg.

Thun kini harus mengalihkan fokus untuk mengejar tiket ke fase liga Liga Europa. Masalahnya, mereka datang dengan kondisi yang jauh dari ideal.

Dari empat pertandingan kompetitif musim ini, tim asuhan Gian-Luca Privitelli baru meraih satu kemenangan. Hasil positif itu terjadi saat mengalahkan Luzern dengan skor 3-1 pada 25 Juli.

Kepercayaan diri mereka kemudian kembali terguncang setelah mengalami kekalahan telak 0-6 dari Young Boys akhir pekan lalu. Kekalahan tersebut terasa semakin menyakitkan karena terjadi di kandang sendiri.

Visana Stadion memang menjadi tempat yang kurang bersahabat bagi Thun ketika menghadapi Young Boys. Pada Mei lalu, mereka juga pernah dihancurkan rival perebutan gelar tersebut dengan skor 3-8 di stadion yang sama.

Situasi semakin sulit setelah Thun kehilangan dua pemain paling produktif musim lalu. Elmin Rastoder yang mencetak 15 gol hengkang ke Panathinaikos, sementara Leonardo Bertone yang menyumbang 11 gol memilih bergabung dengan Luzern.

Kepergian dua sosok penting itu membuat Thun harus menemukan formula baru untuk mempertahankan daya saing. Status mereka kini berbeda: bukan lagi kuda hitam yang mengejutkan, melainkan juara bertahan yang menjadi incaran semua lawan.

Di kubu lawan, Vikingur Reykjavik datang dengan cerita yang juga menarik. Klub asal Islandia tersebut memang gagal melangkah di Liga Champions, tetapi tetap menunjukkan konsistensi sebagai salah satu kekuatan terbesar di negaranya.

Vikingur berhasil meraih gelar Besta Deildin kedelapan dalam sejarah klub pada 2025 dan kini berada di jalur mempertahankan mahkota tersebut. Mereka masih memimpin klasemen Liga Islandia 2026 dengan keunggulan tujuh poin atas Fram Reykjavik.

Perjalanan mereka di Liga Champions berakhir setelah kalah agregat 2-3 dari Hapoel Beer Sheva. Setelah menang 2-1 pada leg pertama, Vikingur tak mampu mempertahankan keunggulan usai kalah 0-2 pada laga kedua.

Meski gagal di kompetisi elite Eropa, Vikingur tetap memiliki ancaman besar melalui Elias Mar Omarsson. Penyerang tersebut menjadi mesin gol utama dengan torehan 14 gol dari 20 pertandingan di semua kompetisi sepanjang 2026.

Namun, Thun memiliki celah yang bisa dimanfaatkan. Vikingur memang tampil sangat kuat di kandang dengan sembilan kemenangan beruntun sejak akhir April, tetapi performa tandang mereka masih menjadi tanda tanya.

Dalam lima pertandingan tandang kompetitif terakhir, Vikingur belum mampu meraih kemenangan dengan catatan dua hasil imbang dan tiga kekalahan.

Dari sisi skuad, Thun tidak dapat menurunkan Marco Burki yang harus menjalani hukuman akibat kartu merah saat menghadapi Dinamo Zagreb. Mattias Kait juga masih absen karena cedera otot, sedangkan Genis Montolio dipastikan menepi hingga akhir 2026 akibat cedera lutut serius.

Sementara itu, Vikingur mendapat tambahan kekuatan dengan kembalinya kapten Oliver Ekroth yang tersedia untuk laga Eropa setelah sebelumnya menjalani larangan bermain di kompetisi domestik. Dadi Jonsson juga berpeluang masuk sebagai starter menggantikan Sveinn Hauksson.

Bagi Thun, laga ini bukan hanya soal peluang melangkah lebih jauh di Liga Europa. Ini adalah momen untuk membuktikan bahwa kisah mereka sebagai juara Swiss masih memiliki bab lanjutan.

Sementara bagi Vikingur, pertandingan ini menjadi kesempatan menunjukkan bahwa dominasi di level domestik juga mampu diterjemahkan ke panggung Eropa.

Apakah Thun masih memiliki sihir yang membawa mereka menjadi juara Swiss, atau keajaiban musim lalu mulai kehilangan sentuhan magisnya?


Prakiraan Formasi

Thun (4-4-2): Steffen; Fehr, Bamert, Burgy, Heule; Reichmuth, Roth, Zoukit, Matoshi; Gutbub, Labeau

Vikingur Reykjavik (4-3-3): Fridriksson; Gunnarsson, Ekroth, Vatnhamar, Gudjonsson; Sigurdsson, Hafsteinsson, Hauksson; Borgthorsson, Ingimundarson, Omarsson


Lima pertandingan terakhir

Thun

02.08.26: Thun (0) - (6) Young Boys (Swiss Super League)

29.07.26 AET: Din. Zagreb (3) - (2) Thun (Friendly)

26.07.26: Luzern (1) - (3) Thun (Swiss Super League)

22.07.26: Thun (1) - (1) Din. Zagreb (Friendly)

11.07.26: Thun (1) - (2) Mannheim (Friendly)


Vikingur Reykjavik

02.08.26: Akranes (2) - (2) Vikingur Reykjavik (Besta deild karla)

30.07.26: H. Beer Sheva (2) - (0) Vikingur Reykjavik (Friendly)

25.07.26: Vikingur Reykjavik (5) - (1) Keflavik (Besta deild karla)

22.07.26: Vikingur Reykjavik (2) - (1) H. Beer Sheva (Friendly)

18.07.26: Thor Akureyri (2) - (1) Vikingur Reykjavik (Besta deild karla)

Prediksi skor: FC Thun 2 - 1 Vikingur Reykjavik




BERITA TERPOPULER

BERITA PILIHAN