Tuesday, August 4, 2026
home_banner_first
OLAHRAGA

Menang Telak 3-0, Suporter Atletico Nacional Malah Baku Hantam, Pemkot dan Polisi Montería Ambil Tindakan Tegas

Mistar.idSelasa, 4 Agustus 2026 pukul 15.01 WIB
menang_telak_30_suporter_atletico_nacional_malah_baku_hantam_pemkot_dan_polisi_montera_ambil_tindakan_tegas_

Kericuhan yang terjadi antar dua kelompok suporter Atlético Nacional saat bertanding melawan Jaguares de Córdoba, Senin (3/8) pagi WIB. (foto: media sosial/elpais/mistar)

news_banner

Montería, MISTAR.ID

Pemerintah Kota Montería bersama Kepolisian Metropolitan bergerak cepat menjatuhkan sanksi tegas menyusul kerusuhan suporter yang sempat menghentikan laga Liga DIMAYOR antara Jaguares de Córdoba dan Atlético Nacional, Senin (3/8) pagi WIB.

Melalui pernyataan resmi Alcaldía de Montería (Kantor Wali Kota Montería), Wali Kota Hugo Kerguelen melarang kelompok suporter garis keras atau barras bravas masuk ke Estadio Jaraguay, sekaligus memperketat pengamanan berlapis untuk laga-laga mendatang.

Langkah tegas ini menyusul temuan Policía Metropolitana de Montería bahwa kerusuhan bukan dipicu rivalitas antarklub, melainkan gesekan internal antarfaksi suporter Atlético Nacional sendiri, yakni Nación Verdolaga Bogotá melawan La Banda Pirata.

Polisi mencatat lebih dari 300 oknum suporter yang teridentifikasi merusak fasilitas stadion dan melempar kursi kini diproses hukum atas tuduhan pengrusakan fasilitas publik dan kekerasan di muka umum. Hasil investigasi yang dikoordinasikan bersama pihak keamanan liga itu turut mendasari desakan polisi agar manajemen klub menjatuhkan larangan seumur hidup serta daftar hitam nasional bagi faksi yang terbukti menjadi provokator.

Kerusuhan ini bermula saat laga baru berjalan setengah babak. Berdasarkan catatan Dimayor, Atlético Nacional tampil dominan dengan keunggulan cepat 3-0 lewat gol Marlos Moreno di menit keenam, disusul Andrés Sarmiento pada menit ke-18, dan ditutup gol mantan striker Rangers, Alfredo Morelos, di menit ke-31.

Namun jelang turun minum, bentrokan pecah di tribun. Kursi-kursi dicabut dan dilempar membabi buta antarkelompok pendukung tim tamu. Tayangan Win Sports dan Antena 2 menunjukkan sekitar 2.000 penonton panik dan berlarian menyelamatkan diri ke tengah lapangan, memaksa wasit Jose Bautista menghentikan sementara pertandingan.

Aparat antihuru-hara ESMAD akhirnya turun tangan dengan gas air mata untuk meredam situasi. Insiden ini menyebabkan satu petugas kepolisian mengalami cedera serius dan 20 suporter lainnya luka ringan.

Setelah kondisi dinyatakan aman, laga dilanjutkan hingga tuntas. Atlético Nacional tetap mengunci kemenangan telak 3-0, meski harus bermain dengan 10 orang di babak kedua usai Andrés Felipe Román menerima kartu merah pada menit ke-66.

Komite Disiplin Liga Kolombia kini turut mendalami investigasi, dengan kemungkinan sanksi tambahan berupa larangan laga kandang tanpa penonton bagi klub asal Medellin tersebut. (thesun/berbagai sumber)



BERITA TERPOPULER

BERITA PILIHAN