CR7 Pensiun dari Timnas Portugal! Tinggalkan 146 Gol dan Rekor Dunia, Ini Pesan Haru Sang Megabintang

Cristiano Ronaldo dengan ekspresi saat membela Timnas Portugal. (foto:purepeople/gazetta/mistar)
Pematangsiantar, MISTAR.ID (5/11/2026) — Cristiano Ronaldo atau CR7 resmi mengakhiri perjalanan panjangnya bersama Timnas Portugal setelah lebih dari 23 tahun mengabdi. Megabintang berusia 41 tahun itu meninggalkan warisan luar biasa berupa 146 gol, 234 penampilan internasional, serta sederet rekor yang menjadikannya salah satu legenda terbesar sepak bola dunia.
Keputusan Cristiano Ronaldo pensiun dari Timnas Portugal menandai berakhirnya sebuah era. Pemilik lima penghargaan Ballon d'Or tersebut bukan hanya menjadi mesin gol Portugal, tetapi juga sosok yang membawa negaranya meraih berbagai prestasi bersejarah di panggung internasional.
Meski demikian, pensiun dari tim nasional bukan berarti CR7 mengakhiri karier profesionalnya. Ia masih bermain bersama klub Arab Saudi, Al-Nassr.
Cristiano Ronaldo, dari Madeira Menuju Legenda Sepak Bola Dunia
Lahir di Funchal, Madeira, pada 5 Februari 1985, Cristiano Ronaldo dos Santos Aveiro memulai perjalanan sepak bolanya melalui akademi Sporting CP sebelum direkrut Manchester United pada 2003.
Namanya semakin mendunia setelah memperkuat Real Madrid pada 2009. Bersama klub raksasa Spanyol tersebut, Ronaldo mencetak 451 gol dalam 438 pertandingan resmi dan menjadi pencetak gol terbanyak sepanjang sejarah klub.
Ia kemudian membela Juventus, kembali ke Manchester United, sebelum melanjutkan karier bersama Al-Nassr.
Sepanjang kariernya, Ronaldo mengoleksi lima Ballon d'Or dan lima gelar Liga Champions. Bersama Portugal, pencapaian terbesarnya adalah membawa negaranya menjuarai Euro 2016 serta UEFA Nations League 2019 dan 2025.
Mengapa Cristiano Ronaldo Pensiun dari Timnas Portugal?
Keputusan Ronaldo mengakhiri karier internasionalnya menjadi perhatian besar penggemar sepak bola. Setelah lebih dari dua dekade membela Portugal, ia akhirnya memilih menyerahkan tempatnya kepada generasi berikutnya.
Faktor usia, perjalanan panjang bersama tim nasional, dan kebutuhan regenerasi menjadi bagian dari konteks keputusan tersebut.
Situasi Ronaldo bersama pelatih Portugal, Jorge Jesus, juga sempat menjadi sorotan setelah muncul laporan mengenai perselisihan terkait keputusan tidak memainkannya dalam pertandingan melawan Norwegia pada September 2026.
Namun, belum ada konfirmasi bahwa persoalan tersebut merupakan penyebab utama pengunduran dirinya. Karena itu, keputusan Ronaldo lebih tepat dipahami sebagai akhir dari perjalanan panjangnya bersama Portugal, bukan semata-mata akibat konflik internal.
Pesan Perpisahan Cristiano Ronaldo: Rekor Bisa Dipecahkan, Kenangan Tidak
Dalam pesan perpisahannya, Ronaldo menegaskan bahwa mengenakan seragam Portugal merupakan kehormatan terbesar dalam perjalanan kariernya.
Ia juga menyampaikan bahwa sudah waktunya menyerahkan nomor punggung 7 kepada generasi berikutnya.
Pesan emosionalnya menggambarkan bahwa gol, trofi, dan rekor suatu saat akan berlalu. Namun, hubungan antara seorang pemain dan masyarakat yang mendukungnya akan tetap hidup dalam kenangan.
Bagi Ronaldo, membela Portugal bukan sekadar urusan sepak bola. Itu merupakan bentuk kebanggaan, pengabdian, dan tanggung jawab terhadap negaranya.
146 Gol dan 234 Penampilan, Rekor Dunia yang Ditinggalkan CR7
Pensiunnya Ronaldo meninggalkan catatan statistik yang luar biasa. Ia mengakhiri perjalanan internasional sebagai pemegang rekor gol dan penampilan terbanyak dalam sejarah sepak bola putra.
Dari 234 pertandingan bersama Portugal, Ronaldo mencetak 146 gol dan menyumbangkan 45 assist.
Ia juga menjadi pemain pertama yang mencetak gol dalam enam edisi Piala Dunia berbeda, yakni 2006, 2010, 2014, 2018, 2022, dan 2026. Total koleksi golnya di turnamen tersebut mencapai 11 gol.
Di Piala Eropa, Ronaldo juga mencatatkan sejarah dengan 14 gol, menjadikannya pencetak gol terbanyak sepanjang sejarah putaran final Euro.
Namun, warisan terbesarnya bukan hanya angka. Ia turut menjadi bagian penting dari keberhasilan Portugal menjuarai Euro 2016, gelar internasional besar pertama dalam sejarah negara tersebut.
Fakta Menarik: CR7 Mengabdi Lebih dari Dua Dekade untuk Portugal
Ronaldo menjalani debut bersama Timnas Portugal pada 20 Agustus 2003 ketika usianya baru 18 tahun. Lebih dari 23 tahun kemudian, ia meninggalkan tim nasional sebagai kapten sekaligus pencetak gol terbanyak sepanjang masa.
Menariknya, Ronaldo telah melewati enam generasi Piala Dunia dan tetap mampu mencetak gol pada setiap edisinya.
Identitas nomor punggung 7 juga menjadikan CR7 lebih dari sekadar nama pemain. Nomor tersebut telah berkembang menjadi simbol global yang melekat dengan prestasi, profesionalisme, dan konsistensinya.
Kini, nomor tersebut menjadi bagian dari warisan yang akan diteruskan pemain Portugal berikutnya.
Pensiunnya Ronaldo Menandai Berakhirnya Sebuah Era
Kepergian Ronaldo dari Timnas Portugal bukan sekadar kehilangan seorang pencetak gol. Portugal juga harus memulai proses regenerasi tanpa sosok yang selama bertahun-tahun menjadi pemimpin dan simbol kekuatan tim.
Generasi berikutnya kini memiliki kesempatan untuk membangun identitas baru, sekaligus melanjutkan standar prestasi yang telah ditinggalkan CR7.
Di sisi lain, keputusan ini juga menjadi penanda penting bagi sepak bola dunia. Rivalitas Cristiano Ronaldo dan Lionel Messi yang mendominasi panggung sepak bola selama hampir dua dekade kini semakin memasuki babak akhir di level tim nasional.
Pada akhirnya, Ronaldo meninggalkan Portugal dengan 146 gol, 234 penampilan, dan sederet prestasi yang sulit ditandingi.
Nomor 7 mungkin akan dikenakan pemain lain. Rekornya suatu saat mungkin terpecahkan. Namun, kontribusi Cristiano Ronaldo terhadap sejarah sepak bola Portugal akan selalu dikenang.
Terima kasih, CR7. Sebuah era telah berakhir, tetapi legenda tidak pernah benar-benar pergi.
(fifa/reuters/theguardian/hm27)
PREVIOUS ARTICLE
Javi Siverio Belum Dipastikan Tampil Lawan Persiraja Banda AcehBERITA TERPOPULER






BERITA TERPOPULER









































