Celtic Tundukkan AC Milan 2-0 di Babak Pertama, Awal Era Ruben Amorim Berakhir dengan Kekalahan?

Ilustrasi, Celtic Tundukkan AC Milan 2-0, Awal Era Ruben Amorim Berakhir dengan Kekalahan. (foto:dokumen/mistar)
Pematangsiantar, MISTAR.ID (25/7/2026) – Hasil Celtic vs AC Milan dalam laga persahabatan pramusim berakhir dengan kemenangan 2-0 pada babak pertama untuk tuan rumah. Bermain di Celtic Park, Sabtu (25/7/2026) malam WIB, Celtic tampil lebih efektif dan disiplin untuk mengamankan kemenangan melalui gol Camilo Duran dan James Forrest.
Hasil ini menjadi modal positif bagi Celtic menjelang bergulirnya musim baru. Sebaliknya, AC Milan harus menerima kenyataan pahit karena debut pelatih anyar Ruben Amorim di bangku Rossoneri ditutup dengan kekalahan.
Meski hanya berstatus pertandingan pramusim, duel ini tetap menyuguhkan gambaran awal mengenai kesiapan kedua tim menghadapi kompetisi resmi.
Jalannya Pertandingan
Sejak peluit awal dibunyikan, Celtic langsung mengambil inisiatif serangan. Bermain di hadapan pendukung sendiri, tim asal Skotlandia tersebut menerapkan pressing tinggi yang membuat AC Milan kesulitan mengembangkan permainan dari lini belakang.
Tekanan tersebut membuahkan hasil ketika Camilo Duran sukses memecah kebuntuan. Penyerang anyar Celtic itu kembali menunjukkan insting tajamnya dengan mencetak gol dalam tiga pertandingan pramusim secara beruntun.
Setelah unggul, Celtic tidak mengendurkan intensitas permainan. Sementara itu, Milan mulai menguasai bola lebih banyak, tetapi sejumlah peluang yang diciptakan gagal menembus rapatnya pertahanan tuan rumah.
Pada babak kedua, James Forrest menggandakan keunggulan Celtic. Gol pemain senior tersebut memastikan kemenangan 2-0 bagi tim asuhan Brendan Rodgers hingga laga usai.
Sorotan Utama
Debut Ruben Amorim Belum Berjalan Mulus
Pertandingan di Celtic Park menjadi penampilan perdana Ruben Amorim sebagai pelatih AC Milan. Meski masih berada dalam tahap pramusim, laga ini menunjukkan bahwa filosofi permainan yang ingin diterapkannya masih membutuhkan waktu untuk berkembang.
Proses adaptasi para pemain terhadap sistem baru terlihat belum sepenuhnya matang. Milan beberapa kali mampu menguasai bola, tetapi kurang efektif saat memasuki sepertiga akhir lapangan.
Camilo Duran Langsung Menjadi Ancaman
Camilo Duran kembali menjadi pemain yang paling mencuri perhatian. Gol yang dicetaknya memperpanjang tren positif selama pramusim sekaligus memperlihatkan kemampuan adaptasinya yang sangat cepat bersama Celtic.
Jika mampu menjaga konsistensi, Duran berpotensi menjadi salah satu andalan utama Celtic sepanjang musim 2026/2027.
Pertahanan Celtic Layak Mendapat Apresiasi
Selain tampil tajam di lini depan, Celtic juga menunjukkan organisasi pertahanan yang solid. Koordinasi antarlini berjalan baik sehingga para pemain Milan kesulitan menciptakan peluang bersih.
Keberhasilan menjaga clean sheet menjadi salah satu indikator bahwa keseimbangan permainan Celtic mulai terbentuk menjelang musim kompetisi.
Fakta Menarik
- Celtic mengakhiri rangkaian pramusim dengan kemenangan meyakinkan atas salah satu klub elite Serie A.
- Camilo Duran mencetak gol dalam tiga pertandingan pramusim secara beruntun.
- James Forrest kembali membuktikan perannya sebagai pemain senior dengan menyumbang gol penting di Celtic Park.
- Kekalahan ini menjadi catatan pertama Ruben Amorim sebagai pelatih AC Milan dalam laga debutnya.
Insight Mendalam
Walau tidak memperebutkan trofi, pertandingan ini memberikan banyak gambaran mengenai kondisi kedua tim.
Celtic tampil sebagai tim yang lebih siap secara fisik maupun kolektif. Permainan mereka terlihat rapi, intens, dan efektif, terutama saat melakukan transisi menyerang maupun bertahan. Kombinasi pengalaman pemain senior dan kontribusi rekrutan baru menjadi sinyal positif bagi Brendan Rodgers menjelang musim baru.
Di sisi lain, AC Milan masih berada dalam fase pembangunan. Ruben Amorim datang dengan pendekatan taktik yang berbeda dari pendahulunya sehingga proses adaptasi menjadi hal yang tidak terhindarkan. Beberapa pola permainan mulai terlihat, tetapi koordinasi antarlini dan efektivitas penyelesaian akhir masih perlu ditingkatkan.
Bagi Milan, hasil ini bukan alasan untuk panik, melainkan bagian dari proses pembentukan identitas permainan. Sementara bagi Celtic, kemenangan atas klub sekelas AC Milan menjadi suntikan kepercayaan diri sekaligus bukti bahwa mereka berada di jalur yang tepat untuk menghadapi musim kompetisi 2026/2027.
(berbagaisumber/hm27)
BERITA TERPOPULER
BERITA TERPOPULER
























