Cium Bendera Merah Putih! 6 Orang KKB di Papua Tengah Pilih Kembali ke NKRI

Simpatisan KKB Kodap VIII/Intan Jaya mencium Bendera Merah Putih setelah menyatakan kembali ke NKRI di Sugapa, Kabupaten Intan Jaya. Foto: Antara/HO/Dok Satgas Habema)
Jayapura, MISTAR.ID (10/9/2026) – Enam orang anggota dan simpatisan Kelompok Kriminal Bersenjata, KKB, dari wilayah Intan Jaya dan Kabupaten Puncak, Papua Tengah, menyatakan kembali ke Negara Kesatuan Republik Indonesia, NKRI.
Keputusan itu diambil setelah prajurit TNI melakukan pendekatan humanis dan pembinaan teritorial di kedua wilayah tersebut.
Hal itu disampaikan Kepala Penerangan Satgas Koops TNI Habema, Letnan Kolonel Infanteri Wirya Artadiguna, di Jayapura, Kamis (10/9/2026).
Keenam orang tersebut terdiri dari Erison Murib alias Buton Murib, 22, anggota KKB Kodap XXXIV/Beoga, dan lima simpatisan KKB Kodap VIII/Intan Jaya berinisial JJ, PB, RS, NS, dan MS.
"Mereka menyatakan ikrar setia kepada Negara Kesatuan Republik Indonesia yang ditandai dengan mencium Bendera Merah Putih," ujar Wirya.
Pembacaan ikrar dilakukan di dua lokasi berbeda. 5 Simpatisan dilaksanakan Minggu, 6 September 2025 di Sugapa, Ibu Kota Kabupaten Intan Jaya, didampingi personel Satgas Yonif 744/SYB.
Dan anggota KKB, Erison Murib menyatakan kembali ke NKRI pada Senin, 7 September 2025 di Lapangan Koramil 1717-03/Beoga, Kabupaten Puncak. Erison diketahui bagian dari KKB/OPM Kodap XXXIV/Beoga pimpinan Arodi Kulla.
Berdasarkan laporan yang diterima, Erison selama ini berperan sebagai pemasok logistik kelompok bersenjata.
Ia juga terindikasi pernah terlibat dalam kerusuhan Julukoma tahun 2019.Usai kembali ke NKRI, Erison berharap bisa melanjutkan pendidikan di Sekolah Alkitab. Wirya berharap langkah enam orang ini bisa diikuti anggota dan simpatisan KKB lainnya.
"Dengan kembalinya simpatisan dan anggota KKB, diharapkan ke depan makin banyak yang sadar sehingga bersama-sama membangun Tanah Papua," kata Wirya.(Antara/hm02)
PREVIOUS ARTICLE
Usai Tahan 3 Tersangka, KPK Dalami Korupsi Digitalisasi SPBU Pertamina Triliunan Rupiah

































