Thursday, September 10, 2026
home_banner_first
NASIONAL

Usai Tahan 3 Tersangka, KPK Dalami Korupsi Digitalisasi SPBU Pertamina Triliunan Rupiah

Mistar.idKamis, 10 September 2026 pukul 15.45 WIB
usai_tahan_3_tersangka_kpk_dalami_korupsi_digitalisasi_spbu_pertamina_triliunan_rupiah_

KPK dalami dugaan korupsi digitalisasi SPBU Pertamina. (Foto ilustrasi: maris/meta ai/mistar.id)

news_banner

Jakarta, MISTAR.ID (10/9/2026) – KPK terus mengusut tuntas dugaan korupsi proyek digitalisasi SPBU PT Pertamina tahun 2018-2023. Setelah menahan 3 tersangka pada 4 Agustus 2026, kini KPK mulai memanggil saksi-saksi baru untuk melengkapi berkas perkara.

Juru Bicara KPK, Budi Prasetyo, menyebut salah satu saksi yang dipanggil adalah HT, mantan Komisaris PT Sempurna Global Pertama periode 2008-2010.

"KPK menjadwalkan pemeriksaan terhadap saksi HT selaku Komisaris PT Sempurna Global Pertama periode 2008–2010,” kata Budi di Gedung Merah Putih KPK, Jakarta, Kamis (10/9/2026).

Kasus ini sudah masuk tahap penyidikan sejak September 2024. Sejumlah saksi sudah diperiksa sejak 20 Januari 2025.

Pada 28 Agustus 2025, KPK menyatakan penyidikan sudah masuk tahap akhir. Saat ini KPK bersama BPK sedang menghitung kerugian negara dari proyek tersebut.

KPK juga sudah menetapkan 3 orang tersangka. Namun identitasnya baru dibuka sebagian. Salah satu tersangka yang sudah diumumkan adalah Elvizar.

Ia merupakan Direktur PT Pasifik Cipta Solusi saat proyek digitalisasi SPBU berjalan. Nama Elvizar juga muncul di kasus lain.

Pada 6 Oktober 2025, KPK menyebut ia juga tersangka kasus dugaan korupsi pengadaan mesin EDC di Bank BRI periode 2020-2024. Di kasus itu ia menjabat sebagai Dirut di perusahaan yang sama.

Dua tersangka lain yang ditahan bersama Elvizar pada 4 Agustus 2026 adalah, Dian Rachmawan - Direktur Enterprise and Business Service PT Telkom Indonesia periode 2017-2019.

Weriza, Senior General Manager Strategic Sourcing Operation Procurement PT Telkom Indonesia periode 2012-2020.

KPK belum merinci peran ketiganya dalam proyek digitalisasi SPBU yang nilainya fantastis itu.(Antara/hm02)



BERITA TERPOPULER

BERITA PILIHAN