Monday, November 2, 2026
home_banner_first
MEDAN

Zulkarnaen Desak Pembebasan Lahan Kolam Retensi Letda Sujono Segera Dituntaskan

Mistar.idSenin, 2 November 2026 pukul 12.30 WIB
zulkarnaen_desak_pembebasan_lahan_kolam_retensi_letda_sujono_segera_dituntaskan

Gubernur Sumatera Utara bersama Pemko Medan saat meninjau lokasi di depan Pintu Tol Bandar Selamat. (Foto: Dokumentasi Kaldera.id/Mistar)

Medan, MISTAR.ID - Wakil Ketua DPRD Kota Medan, Zulkarnaen, mendesak Dinas PKPCKTR Kota Medan segera menuntaskan pembebasan lahan untuk pembangunan kolam retensi di Jalan Letda Sujono. Pembebasan lahan tersebut dinilai mendesak agar proyek penanganan banjir itu dapat segera direalisasikan.

Pasalnya, banjir di kawasan tersebut sudah sangat memprihatinkan dan membutuhkan penanganan cepat. Pembangunan kolam retensi pun menjadi salah satu upaya yang dapat dilakukan untuk mengatasi banjir di kawasan itu.

“Sudah berulang kali ditinjau ke sana, bahkan kemarin dengan Pak Gubsu langsung, tapi sampai sekarang pembebasan lahan belum juga terealisasi. Padahal sudah dianggarkan dalam APBD 2026. Kami minta itu segera dituntaskan Dinas PKPCKTR Kota Medan, jangan lambat,” tegasnya, Senin (2/11/2026).

Zulkarnaen menilai, pembangunan kolam retensi di kawasan tersebut sangat penting untuk mengatasi masalah banjir di Jalan Letda Sujono, khususnya di depan Pintu Tol Bandar Selamat.

“Jangan pula sudah dianggarkan, tetapi pembebasan lahannya tidak selesai tahun ini dan berujung SiLPA. Kita tidak mau seperti itu. Dinas PKPCKTR Kota Medan harus bisa bersinergi dengan pihak-pihak yang bersinggungan di sana. Karena kalau berlarut-larut, masyarakat di sana yang jadi korbannya,” ucapnya.

Jika pembebasan lahan segera dilakukan, Zulkarnaen menyebut pembangunan kolam retensi akan dimulai pada awal 2027.

“Bagaimana mungkin Dinas SDABMBK Kota Medan bisa melakukan pembangunan kolam retensi kalau lahannya belum tersedia. Pembebasan lahannya harus selesai tahun ini, Dinas PKPCKTR Kota Medan harus cepat bergerak,” pungkasnya.

Kepala Dinas Sumber Daya Air, Bina Marga dan Bina Konstruksi (SDABMBK) Kota Medan, Khairul Azmi, saat dikonfirmasi Mistar mengatakan bahwa pembangunan kolam retensi tinggal menunggu pembebasan lahan.

“Kalau kami (SDABMBK) sifatnya menunggu, ada lahannya kita kerjakan. Kalau dari perencanaan, pembangunan kolam retensi dilakukan awal tahun 2027. Karena setahu saya semua sudah beres, termasuk penilaian oleh Kantor Jasa Penilai Publik (KJPP). Semoga pembebasan lahan bisa segera terealisasi dan pembangunan langsung dikerjakan,” ucapnya kepada Mistar, Senin (2/11/2026). (hm25)




BERITA TERPOPULER

BERITA PILIHAN