Saturday, October 24, 2026
home_banner_first
MEDAN

Tujuh Kabupaten di Sumut Dilintasi Kereta Api Pengangkut CPO

Mistar.idSabtu, 24 Oktober 2026 pukul 12.09 WIB
tujuh_kabupaten_di_sumut_dilintasi_kereta_api_pengangkut_cpo

KA pengantar CPO di Sumut. (Foto: Berry/Mistar)

Medan, MISTAR.ID – Sebanyak tujuh kabupaten di Sumatera Utara (Sumut) memiliki jalur kereta api yang mendukung distribusi minyak sawit mentah atau Crude Palm Oil (CPO).

Ketujuh daerah tersebut yakni Kabupaten Asahan, Batu Bara, Serdang Bedagai, Deli Serdang, Simalungun, Labuhanbatu, dan Labuhanbatu Utara.

Manager Humas KAI Divre I Sumut, Anwar Yuli Prastyo, mengatakan pihaknya mengoperasikan empat stasiun untuk mendukung aktivitas pemuatan CPO di wilayah Sumut.

Keempat stasiun tersebut adalah Stasiun Perbaungan, Stasiun Tebing Tinggi, Stasiun Perlanaan, dan Stasiun Pulu Raja. Stasiun-stasiun itu terhubung dengan Pabrik Kelapa Sawit (PKS) Adolina, Pabatu, Gunung Bayu, dan Pulu Raja.

"Keempat stasiun yaitu Stasiun Perbaungan, Stasiun Tebing Tinggi, Stasiun Perlanaan dan Stasiun Pulu Raja yang terhubung dengan Pabrik Kelapa Sawit (PKS) Adolina, Pabatu, Gunung Bayu, Pulu Raja," ujar Anwar, Sabtu (24/10/2026).

Ia menjelaskan, selama periode Januari hingga September 2026, KAI Divre I Sumut telah mengangkut 85,7 ribu ton CPO. Jumlah tersebut meningkat sekitar 10 persen sepanjang 2026.

“Periode Januari sampai dengan September 2026, kami telah mengangkut 85,7 ribu ton minyak sawit mentah dalam mendukung distribusi komoditas perkebunan di Sumut,” ucapnya.

Menurut Anwar, kereta api memiliki kapasitas angkut yang besar dalam satu rangkaian sehingga dapat menunjang distribusi komoditas perkebunan, khususnya CPO.

Lebih lanjut, ia menyebutkan Sumatera Utara memiliki 21 daerah yang menjadi wilayah penghasil kelapa sawit. Namun, 14 daerah di antaranya belum dilintasi jalur kereta api, sedangkan tujuh kabupaten lainnya telah memiliki akses jalur kereta api.[]



BERITA TERPOPULER

BERITA PILIHAN