BMKG Keluarkan Peringatan Cuaca 24–29 Oktober 2026, Sejumlah Wilayah Berpotensi Hujan Lebat

Ilustrasi hujan lebat (Foto: Istimewa/Mistar)
Jakarta, MISTAR.ID – Cuaca di Indonesia pada 24–29 Oktober 2026 diprakirakan didominasi kondisi cerah berawan hingga hujan ringan. Meski demikian, sejumlah wilayah perlu mewaspadai potensi hujan sedang hingga sangat lebat serta angin kencang dalam beberapa hari ke depan.
Pada periode 24–25 Oktober 2026, hujan dengan intensitas sedang berpotensi terjadi di Kepulauan Riau, Jambi, Sumatera Selatan, Kepulauan Bangka Belitung, Bengkulu, Banten, Jawa Timur, Kalimantan Barat, Kalimantan Tengah, Kalimantan Timur, Sulawesi Barat, Sulawesi Selatan, Papua Barat Daya, Papua Pegunungan, Papua, dan Papua Selatan.
Sementara itu, potensi hujan lebat hingga sangat lebat dengan status Siaga diprakirakan melanda Aceh, Sumatera Utara, Sumatera Barat, Riau, Jawa Barat, dan Kalimantan Utara.
Selain hujan lebat, masyarakat juga perlu mengantisipasi potensi angin kencang di Kepulauan Bangka Belitung, Lampung, Banten, Jawa Barat, Jawa Tengah, Kalimantan Barat, Kalimantan Tengah, Kalimantan Selatan, dan Sulawesi Selatan.
Daftar Wilayah Berpotensi Hujan Lebat pada 26–29 Oktober 2026
Memasuki periode 26–29 Oktober 2026, kondisi cerah berawan hingga hujan ringan masih diprakirakan mendominasi sebagian besar wilayah Indonesia. Namun, potensi peningkatan curah hujan tetap perlu diwaspadai.
Hujan dengan intensitas sedang berpotensi terjadi di Aceh, Sumatera Utara, Sumatera Barat, Kepulauan Riau, Jambi, Sumatera Selatan, Kepulauan Bangka Belitung, Bengkulu, Daerah Istimewa Yogyakarta, Kalimantan Barat, Kalimantan Tengah, Kalimantan Timur, Sulawesi Utara, Papua Pegunungan, Papua, dan Papua Selatan.
Adapun wilayah yang masuk kategori Siaga hujan lebat hingga sangat lebat pada periode tersebut adalah Riau, Jawa Barat, dan Jawa Tengah.
Potensi angin kencang juga diprakirakan terjadi di Aceh, Banten, Jawa Barat, Nusa Tenggara Timur, Sulawesi Selatan, dan Papua Selatan.
Masyarakat di wilayah-wilayah tersebut diimbau memantau perkembangan prakiraan cuaca dan meningkatkan kewaspadaan terhadap dampak yang mungkin ditimbulkan.
Masyarakat Diminta Waspadai Cuaca Panas dan Kekeringan
Di tengah potensi hujan di sejumlah daerah, kondisi panas dan relatif kering masih perlu menjadi perhatian. Masyarakat disarankan menggunakan tabir surya dan menjaga kecukupan cairan tubuh, terutama saat beraktivitas di luar ruangan pada siang hari.
Penggunaan air secara bijak juga penting untuk mengantisipasi potensi kekeringan. Pemerintah daerah dan masyarakat diharapkan meningkatkan kesiapsiagaan terhadap kebakaran hutan dan lahan atau karhutla.
Warga diimbau tidak membakar sampah maupun membuka lahan dengan cara membakar, terutama di kawasan rawan kebakaran seperti lahan gambut, semak belukar, dan hutan.
Apabila menemukan indikasi titik api, masyarakat diminta segera melaporkannya kepada pihak berwenang agar penanganan dapat dilakukan sedini mungkin.
Waspadai Angin Kencang, Petir, dan Potensi Genangan
Meski cuaca cerah berawan masih mendominasi sejumlah wilayah, hujan lokal yang disertai kilat atau petir dan angin kencang tetap berpotensi terjadi.
Masyarakat juga perlu mengantisipasi dampak cuaca tersebut, termasuk genangan air, longsoran material, serta sambaran petir. Kewaspadaan perlu ditingkatkan ketika hujan lebat terjadi, khususnya di daerah yang rawan terdampak.
Untuk memperoleh informasi terbaru, masyarakat dapat memantau prakiraan cuaca dan peringatan dini melalui situs resmi Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) di www.bmkg.go.id, aplikasi InfoBMKG, serta akun media sosial @infobmkg.
Pemantauan informasi cuaca secara berkala dan penerapan langkah antisipasi diharapkan dapat membantu masyarakat mengurangi risiko akibat hujan lebat, angin kencang, cuaca ekstrem, kekeringan, dan karhutla.















































