Tuesday, October 20, 2026
home_banner_first
MEDAN

Waspada! Sepekan ke Depan Hujan Dominasi Cuaca di Sumut, Ini Daerah yang Terdampak

Mistar.idSelasa, 20 Oktober 2026 pukul 13.32 WIB
waspada_sepekan_ke_depan_hujan_dominasi_cuaca_di_sumut_ini_daerah_yang_terdampak_

Illustrasi infografis peringatan dini ala BMKG, peta Sumut dengan sebaran hujan dan 31 titik terdampak. (Foto: maris/meta/mistar)

Medan, MISTAR.ID (20/10/2026) — Hujan diprediksi mendominasi cuaca di wilayah Sumatera Utara (Sumut) sepekan ke depan, mulai 19–26 Oktober 2026. Sedikitnya 31 kabupaten/kota berpotensi terdampak.

Ketua Tim Sistem Peringatan Dini Balai Besar Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BBMKG) Wilayah I Medan, Martha Rosefina Manurung, membeberkan 31 kabupaten/kota yang berpotensi terdampak hujan dalam sepekan ke depan.

"Adapun wilayah yang berpotensi antara lain Kabupaten Langkat, Deli Serdang, Serdang Bedagai, Asahan, Batu Bara, Karo, Dairi, Pakpak Bharat, Simalungun, Samosir, Toba, Tapanuli Utara, Tapanuli Tengah, Tapanuli Selatan, dan Humbang Hasundutan," kata Martha dalam keterangan tertulis yang diterima Mistar, Selasa (20/10/2026).

Selain itu, wilayah lainnya adalah Kabupaten Labuhanbatu Utara, Labuhanbatu, Labuhanbatu Selatan, Padang Lawas, Padang Lawas Utara, Mandailing Natal, Nias, Nias Barat, Nias Selatan, serta Kota Binjai, Medan, Tebing Tinggi, Pematangsiantar, Sibolga, Padangsidimpuan, dan Gunungsitoli.

"Kondisi cuaca tersebut dipicu peningkatan pertumbuhan awan hujan akibat pengaruh belokan angin, daerah perlambatan kecepatan angin, dan labilitas atmosfer yang tinggi. Kondisi ini berpotensi menyebabkan hujan sedang hingga sangat lebat disertai petir dan angin kencang yang bersifat lokal pada siang sampai malam hari di wilayah Sumut," ujarnya.

Pihaknya mengimbau masyarakat untuk selalu waspada dan mengambil langkah antisipatif agar aktivitas harian tetap berlangsung aman dan lancar, serta selalu merujuk informasi dari BMKG agar tidak mudah mempercayai informasi cuaca dari sumber yang tidak resmi.

"Untuk sepekan terakhir, beberapa wilayah di Sumut mengalami hujan sedang hingga sangat lebat. Kondisi ini dipengaruhi adanya perlambatan dan pertemuan angin, serta belokan angin yang terbentuk dari wilayah pesisir barat hingga pesisir timur Sumut. Labilitas atmosfer lokal yang kuat turut mendukung peningkatan pertumbuhan awan hujan di beberapa wilayah," tuturnya.(hm02)




BERITA TERPOPULER

BERITA PILIHAN