Friday, August 14, 2026
home_banner_first
MEDAN

HUT ke-81 RI, Wali Kota Medan Saksikan Sidang Tahunan MPR Bersama DPRD

Mistar.idJumat, 14 Agustus 2026 pukul 18.22 WIB
hut_ke81_ri_wali_kota_medan_saksikan_sidang_tahunan_mpr_bersama_dprd

Wali Kota bersama Pimpinan DPRD Kota Medan saat mengikuti rapat paripurna mendengar pidato Presiden Prabowo. (foto:dokumen Diskominfo Medan/mistar)

news_banner

Medan, MISTAR.ID (14/8/2026) - Dalam rangka menyambut HUT ke-81 Republik Indonesia, Wali Kota Medan Rico Waas bersama pimpinan DPRD Kota Medan dengan khidmat menyaksikan siaran langsung Sidang Tahunan MPR RI serta Sidang Bersama DPR RI dan DPD RI dari Ruang Rapat Paripurna DPRD Kota Medan.

Rapat Paripurna dibuka secara resmi oleh Ketua DPRD Kota Medan Wong Chun Sen yang dihadiri Forkopimda Kota Medan, Pj. Sekda Kota Medan Erfin Fachrurrazi, seluruh anggota dewan, serta jajaran OPD Pemko Medan.

Selama berlangsungnya Rapat Paripurna, tampak seluruh undangan mengikuti rapat dengan khidmat, terutama saat mendengarkan capaian kinerja pemerintah pusat mengenai pertumbuhan ekonomi tertinggi.

Dalam pidatonya, Prabowo menegaskan ekonomi Indonesia tetap tangguh di tengah gejolak geopolitik dan perang dagang global.

“Pertumbuhan ekonomi nasional tercatat mencapai 5,61% pada kuartal I dan semester I tahun 2026. Capaian ini merupakan rekor tertinggi dalam 13 tahun terakhir, sehingga pemerintah optimistis target pertumbuhan ekonomi 2026 dapat melampaui angka 5,4% dan menyentuh target 6%,” tegasnya.

Prabowo menyebut tren positif juga terjadi di bidang investasi selaku penopang utama ketahanan ekonomi nasional.

“Tahun 2025 investasi menembus Rp1.931 triliun dan menyerap 2,7 juta tenaga kerja. Sedangkan untuk semester I 2026, investasi mencapai Rp1.010 triliun dengan penyerapan 1,4 juta tenaga kerja. Tujuan akhir dari berbagai program pemerintah adalah meningkatkan kesejahteraan rakyat," katanya.

Presiden juga memaparkan progres program prioritas nasional seperti Koperasi Desa Merah Putih dan Makan Bergizi Gratis (MBG).

“Terobosan besar ini dilakukan melalui pembentukan Danantara untuk merestrukturisasi BUMN. Sebanyak 290 BUMN tidak produktif juga telah ditutup. Perampingan ini berhasil menghemat anggaran negara sebesar Rp50 triliun, dengan potensi penghematan mencapai Rp70 triliun di akhir tahun 2026,” pungkasnya. (hm27)



BERITA TERPOPULER

BERITA PILIHAN