Kasus Campak Masih Tinggi, Dinkes Medan Ungkap Faktor Penyebabnya

Ilustrasi penyakit campak pada anak. (foto: halodoc/mistar)
Medan, MISTAR.ID
Pelaksana tugas (Plt) Kepala Dinkes Medan, dr Surya Syahputra Pulungan MKes, melalui Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit (P2P), dr Shereivia Faradillah MKM menyebutkan, beberapa faktor penyebab masih tingginya kasus campak.
"Tingginya kasus campak di Kota Medan dipengaruhi oleh beberapa faktor, terutama cakupan imunisasi yang belum merata dan belum mencapai target," ujarnya kepada Mistar, Kamis (16/4/2026).
Ivi mengatakan jika sebagian masyarakat masih terdapat keraguan terhadap vaksin campak dan ada dampak penurunan imunisasi pada masa pandemi.
Selain itu, Ivi menegaskan, jika faktor lingkungan seperti kepadatan penduduk dan mobilitas yang tinggi yang mempermudah penularan penyakit campak di masyarakat.
"Ada lima faktor penyebab tingginya kasus campak pertama, cakupan imunisasi belum optimal, karena, belum mencapai target nasional ±93 persen," ujarnya.
Kedua, dikatakan Ivi, faktor seperti penolakan atau keraguan orang tua terhadap vaksin campak dan masih ada anak yang tidak divaksin campak.
"Ketiga penurunan imunisasi pasca pandemi, keempat faktor lingkungan yang membuat kepadatan penduduk dan mobilitas tinggi dan kelima hoaks/misinformasi tentang vaksin," ucapnya.
PREVIOUS ARTICLE
Jenis Daging Paling Sehat Menurut Pakar





















