Monday, July 20, 2026
home_banner_first
KESEHATAN

Jenis Daging Paling Sehat Menurut Pakar

Mistar.idJumat, 17 April 2026 pukul 05.00 WIB
jenis_daging_paling_sehat_menurut_pakar

Daging. (Foto: Shutterstock/Ilia Nesolenyi)

news_banner

Jakarta, MISTAR.ID

Daging sapi kerap dianggap sebagai sumber protein utama, tetapi tidak semua bagian sapi menjadi pilihan paling sehat. Para ahli menyebut ada jenis daging lain yang dinilai lebih baik dari segi kandungan nutrisi dan manfaat bagi tubuh.

Secara umum, daging memang kaya protein, vitamin B12, dan zat besi, terutama zat besi heme yang lebih mudah diserap tubuh dibandingkan sumber nabati. Namun, tidak semua jenis daging memiliki nilai gizi yang sama, sehingga pemilihannya tetap perlu diperhatikan.

Dada ayam tanpa kulit dan tulang

Menurut ahli gizi Rizzo, dada ayam menjadi salah satu opsi terbaik. Dalam 99 gram dada ayam terkandung sekitar 23 gram protein dengan hanya 2 gram lemak, serta lemak jenuh kurang dari 1 gram.

Sebaliknya, bagian ayam yang lebih gelap seperti paha atau kaki memang tetap tinggi protein, tetapi kandungan lemaknya bisa dua kali lebih besar. Konsumsi ayam dengan kulit juga meningkatkan kadar lemak jenuh hingga sekitar 4 gram per porsi, atau lebih dari 20 persen batas harian.

Daging sapi tanpa lemak (lean beef)

Meski bukan yang paling sehat, daging sapi tetap bisa menjadi pilihan jika memilih bagian rendah lemak. Lean beef dikenal sebagai sumber zat besi heme yang baik.

“Namun, kandungan lemak jenuh pada daging sapi dapat sangat bervariasi tergantung potongan dagingnya,” kata Rizzo, dilansir dari Today.com, Jumat (17/4/2026).

Ia menyarankan memilih bagian seperti sirloin atau round cut yang lebih rendah lemak. Sebagai gambaran, 85 gram sirloin mengandung sekitar 25 gram protein, 160 kalori, dan 6 gram lemak, dengan lemak jenuh sekitar 2 gram—lebih rendah dibanding potongan berlemak seperti rib-eye.

Ikan sebagai alternatif sehat

Ikan juga menjadi sumber protein hewani yang direkomendasikan. Jenis ikan berlemak seperti salmon, tuna, dan mackerel mengandung asam lemak omega-3 yang baik untuk kesehatan jantung dan otak.

Sementara itu, ikan berdaging putih seperti cod, mahi-mahi, dan halibut memiliki lemak dan kalori lebih rendah, sehingga cocok untuk yang ingin menjaga berat badan.

“Semua itu baik untuk kesehatan. Tergantung pada apa yang Anda inginkan,” ucap Rizzo.

Selain daging, sumber protein juga bisa diperoleh dari bahan lain. Rizzo menekankan pentingnya variasi, termasuk dari sumber nabati yang kaya serat untuk kesehatan pencernaan. Beberapa di antaranya adalah telur, tahu, kacang-kacangan, dan biji-bijian utuh.

Dengan demikian, meski daging tetap menjadi sumber protein yang efisien, konsumsinya sebaiknya tidak berlebihan. Pola makan yang seimbang dengan berbagai sumber protein akan memberikan manfaat kesehatan yang lebih optimal. (hm20)



BERITA TERPOPULER

BERITA PILIHAN